Diluar Arena
Home > Berita > DILUAR ARENA > Revindra Bersiap Hadapi Babak Ketiga
01 Mei 2012
Revindra Bersiap Hadapi Babak Ketiga
 
 

Mochammad Revindra Reyhaldi melaju ke babak ketiga turnamen Pegadaian Walikota Surabaya Cup 2012. Bermain dalam rubber game, Revindra, akhirnya mampu merebut kemenangan atas Rizky A, pebulutangkis remaja asal PB Satria Dahana.


Pada game pertama Revindra mengalami kekalahan dengan skor 16-21. Revindra beberapa kali gagal melakukan netting, dan melakukan penempatan bola yang terlalu melebar. Hal ini tentu menguntungkan lawan dalam perolehan angka.


Namun pada game kedua, Revindra mulai menyusul lawannya. Kali ini smash menukik menjadi andalannya dalam mematikan langkah Rizky.


Meski berusaha menyusul, namun kali ini Revindra mampu bermain lebih unggul, 11-8. Pada angka 8 tersebut, Rizky kemudian tak berkutik. Revindra pun unggul 21-8, dan memastikan terjadinya game ketiga.


Revindra kembali menunjukkan taringnya pada game ketiga. Ia meninggalkan jauh lawannya di awal game, dengan 6-2. Langkah Rizky untuk memperkecil ketertinggalannya pun terasa semakin sulit. Rizky akhirnya harus mengakui keunggulan Revindra dengan skor akhir 21-16, 8-21 dan 7-21.


Kemenangan juga berhasil dipetik oleh tunggal remaja putra, Gian Sanjaya Putra dan Keinth Chia. Gian, atlet besutan PB Djarum tersebut berhasil menekuk langkah Giant Anas dalam dua game, 21-17 dan 21-16. Menghadapi atlet asal PB Gemilang, Gian tak menemui kesulitan berarti. Gian pun memastikan langkahnya menuju babak perempat final mendatang.


Sementara Keinth berhasil menuntaskan pertandingan dalam rubber game, 21-18, 15-21, dan 21-10. Keinth berhadapan dengan pebulutangkis remaja asal Jepang, Koshima Riki.


Malaysia Unggul, Bagus Tersingkir


Tunggal remaja putra, Muhammad Bagus, gagal menjejakkan langkahnya di babak selanjutnya turnamen Pegadaian Walikota Surabaya Cup 2012. Bagus dipaksa menyerah dalam dua game oleh Mohammad Sufiyudin asal Malaysia, 21-13 dan 21-12.


Melawan unggulan ke 20, Bagus terlihat kesulitan mengimbangi permainan lawannya. Hal ini dibenarkan oleh Bagus yang ditemui usai laganya.


“Bola-bola saya masih terbaca oleh lawan. Saya masih harus lebih banyak berlatih lagi,” ungkapnya.


Beberapa poin yang diperoleh olah Sufi bahkan berasal dari kesalahan Bagus dalam mengembalikan bola. Meski begitu, Bagus tetap berusaha menampilkan laga terbaiknya. Beberapa kali Smash keras sempat ia layangkan kepada Sufi.


Di sisi lain, pergerakan bola dari Sufi yang lincah dan tajam tak dapat dilawan oleh Bagus. Sufi tampak lebih matang dalam mengolah bola. Sufi  akhirnya berhasil memenangkan pertandingan dengan mudah. Dengan demikian Bagus pun harus menyudahi perjuangannya lebih awal pada turnamen ini.


Sebelumnya, Bagus telah mengalahkan Sato Retsu, pemain asal Jepang. Pada laga pertamanya, Bagus mampu bermain gemilang dalam tiga game. Pemain asal negeri matahari terbit itu kemudian menyerah dengan skor 19-21, 21-14 dan 21-15. (NM)