
Posisi Indonesia berada di ujung tanduk. Untuk sementara tim Uber Cup Indonesia tertinggal dari tim Chinese Taipei dengan 1-2 pada putaran penyisihan grup C di ajang Thomas dan Uber Cup 2026 yang berlangsung di Horsens, Denmark. Indonesia semula berharap Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi bisa menambah perolehan angka bagi Indonesia. Sayangnya usaha maksimal Dhinda belum membuahkan hasil. Dindha dikalahkan Ling Hsian Ti dalam dua gim 10-21, 29-30.
Dindha terlihat perlu waktu untuk mempelajari pola permainan lawan. Usai kalah pada gim pembuka, Dindha mulai bisa mengimbangi lawan yang ada di peringkat 18 dunia. Keuletan Dhinda serta serangan-serangannya berhasil membuat lawan berlari kesudut lapangan. Sayangnya setelah angka sama 29-29, bola yang dilepaskan Dhinda memanjang.
“Tadi di gim pertama itu memang saya cukup susah untuk mempelajari pola lawan karena dia sengaja memancing saya untuk menyerang dan bermain cepat padahal itu yang dia inginkan,” ucap Dhinda dikutip dari Tim Humas dan Media PP PBSI.
“Di gim kedua pelatih menginstruksikan saya untuk bermain lebih lambat dan itu cukup berhasil walaupun tidak mudah juga karena dia sangat ulet dan kuat. Jadi tadi sebisa mungkin untuk tahan di rally-rally panjangnya. Sayang memang sudah unggul lalu dipaksa setting sampai akhir, saya kurang tahan di poin terakhir,” tambahnya.
“Saya banyak belajar dari kekalahan dari tunggal Kanada di pertandingan pertama. Setelah itu, saya ada evaluasi dan ada sesi dengan psikolog juga jadi walaupun hari ini belum menang tapi secara permainan lebih baik. Saya sudah mulai bisa mengatasi situasi-situasi sulit di lapangan. Kecewa pasti ada tapi tidak mau berlarut-larut,” lanjutnya.
“Saya juga terima kasih kepada teman-teman di bench yang sudah mati-matian mendukung saya, ini membuat saya semakin percaya diri dan semoga ke depannya semakin percaya diri lagi,” tuturnya.
Indonesia akan menurunkan pasangan ganda putri Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum pada partai keempat. Rachel/Febi akan coba menghadang ganda Chinese Taipei Hsu Yin Hui/Lin Jhih Yun.
