Diluar Arena
Home > Berita > Diluar Arena > Net dalam Bulutangkis
18 Februari 2021
Net dalam Bulutangkis
 
 

Dalam dunia bulutangkis banyak peraturan yang dibuat agar pertandingan berjalan dengan baik. Dari ukuran lapangan bulutangkis, shuttlecock sampai dengan tinggi dari jaring pembatas atau yang biasa lebih dikenal dengan sebutan net. Pada pertandingan resmi baik nasional maupun internasional tinggi dari net selalu diukur sebelum pertandingan dimulai. Sudah menjadi tugas dari para pengadil lapangan yang akan mengukur tinggi dari net agar sesuai dengan ukuran standar.

Badan bulutangkis dunia (BWF) sudah mengeluarkan ketentuan akan batas tinggi dari net. Tiang dari net sudah ditentukan dengan batas 1.55 meter dari lantai. Sementara tinggi net itu sendiri 1.524 meter dari lantai.

Tidak hanya tinggi tiang net, BWF juga mengeluarkan produk net mana saja yang direkomendasikan bisa digunakan di kejuaraan resmi yang berada di bawah naungan BWF.

Dari 11 nama yang direkomendasikan, enam di antaranya berasal dari Tiongkok. Disusul Jepang yang mempunyai dua produk. Tiga sisanya berasal dari Malaysia, Inggris, dan China Taipei.

Tiongkok mengusung teknologi dari Hebei Gaoduan Building Materials Technology Co Ltd dengan merk dagang Gaoduan, Hebei Jadeqi Sports Goods Co Ltd membawa nama Jadeqi, merk Tinsue dijagokan oleh produsen Hebei Tinsue Floor Technologi. Nama Li Ning yang diproduksi oleh Li-Ning (China) Sports Goods Co Ltd yang belakangan ini meroket juga menjadi salah satu nama yang mendapat rekomendasi. Satu nama lainnya dari Tiongkok adalah Jinling Sports keluaran dari Jiangsu Jinling Sports EquipmentCo Ltd. China Taipei juga tidak mau kalah. Mereka mengusung label Victor dari Victor Rackets Ind Corp.

Jepang dengan brand Yonex dari Yonex Co Ltd masih sering terlihat pada pertandingan resmi. Selain Yonex, Jepang punya nama lain, yakni Senoh dari Senoh Corporation. Dua nama lainnya, Protech asal produsen Malaysia Absolute Protech Sports (M) SDN. BHD dan Inggris yang mengeluarkan Continental dari Continental Sports Ltd.

*Sumber: BWF

BERITA TERPOPULER