Diluar Arena
Home > Berita > Diluar Arena > [Hall Of Fame PB Djarum] Minarti Timur
16 November 2020
[Hall Of Fame PB Djarum] Minarti Timur
 
 

Minarti Timur menjadi salah satu pemain putri yang masuk dalam Hall Of Fame PB Djarum. Catatan prestasinya yang luar biasa membuat nama dan wajahnya sejajar dengan para pahlawan dari PB Djarum lainnya.

Minarti Timur mengawali kiprahnya di dunia bulutangkis dari tunggal putri. Prestasinya selama menjadi andalan Indonesia di barisan tunggal putri cukup membanggakan. Juara Belanda Open 1990 bisa ia raih. Tercatat namanya beberapa kali lolos ke babak semifinal di berbagai kejuaraan. Sebut saja Jepang Open, Korea Open, Invitasi Piala Dunia, dan Final Grand Prix.

Prestasi Minarti mulai melesat setelah ia memilih pindah ke ganda campuran pada tahun 1994. Bersama dengan Tri Kusherjanto, Minarti membuat catatan emas di berbagai kejuaraan internasional. Pertama kali dipasangkan, pasangan ini langsung menjadi juara di kejuaraan Thailand Open 1994.

Di tahun 1995 mereka sukses mengoleksi empat gelar juara. Minarti yang tetap menggandeng Tri Kusherjanto mengemas gelar di kejuaraan World Cup, Final Grand Prix, German Open, dan Indonesia Open. Lalu dilengkapi dengan satu keping medali emas Sea Games. Di tahun ini pula mereka bisa menembus babak semifinal kejuaraan akbar All England.

Pada tahun 1996, empat gelar mampu mereka bawa pulang ke tanah air. Selain mempertahankan gelar Indonesia Open, Minarti Timur/Tri Kusherjanto juga mengamankan gelar Malaysia Open, German Open, dan Thailand Open.

Untuk yang ketiga kalinya, Minarti Timur/Tri Kusherjanto berdiri di podium tertinggi pada kejuaraan terbesar di Tanah Air. Tepatnya di tahun 1997, Minarti Timur/Tri Kusherjanto menjadi yang terbaik di hadapan publik Tanah Air. Prestasinya di All England 1997 juga mengalami peningkatan. Walau belum berhasil menjadi juara, tetapi mereka bisa meraih runner up. Hasil yang lebih baik ketimbang tahun 1995.

Kejuaraan Indonesia Open rasanya menjadi turnamen yang melekat pada prestasi Minarti Timur. Pada tahun 1998, ia dan Tri Kusherjanto lagi-lagi berhasil meraih gelar juara. Ini merupakan gelar keempat bagi mereka di kejuaraan ini. Catatan prestasi mereka di tahun ini adalah menjadi juara di kejuaraaan Malaysia Open dan Singapore Open.

Untuk kelima kalinya, Minarti Timur mencatatkan namanya sebagai peraih gelar juara Indonesia Open 1999 dengan pasangan tetapnya Tri Kusherjanto. Di tahun ini, langkah mereka tidak semulus seperti tahun-tahun sebelumnya. Selain juara di Indonesia Open, Minarti/Trikus menjadi runner up di Malaysia Open.

Medali perak Olimpiade Sidney 2000 rasanya menjadi puncak prestasi bagi Minarti Timur dan Tri Kusherjanto. Mereka dikalahkan pasangan Tiongkok Zhang Jun/Gao Ling pada babak puncak. Di tahun ini pula mereka juga hanya bisa menyentuh babak final di kejuaraan Korea Open dan Jepang Open. Lalu menjadi seminfinalis di kejuaraan Taipei Open, All England, Indonesia Open, dan Malaysia Open.

Bercerai dengan Tri Kurherjanto, Minarti Timur coba disatukan dengan Bambang Supriyanto. Penyatuan dua pemain ini ternyata sama kuatnya. Dua gelar di tahun 2001 bisa dicetak oleh pasangan baru ini. Jepang Open dan Kejuaraan Asia adalah kejuaraan yang bisa direbut Minarti dan Bambang.

Prestasi Minarti di dalam negeri semakin mengkilap. Total enam kali ia bisa menjadi juara di kejuaraan Indonesia Open. Gelar keenam ia rebut pada tahun 2002 dengan Bambang Supriyanto.

Nama Minarti Timur sejajar dengan Taufik Hidayat, Ardy Bernadus Wiranata, Susy Susanti, dan Tri Kusherjanto yang merupakan peraih gelar juara Indonesia Open sebanyak enam kali. Hebatnya Minarti Timur, ia mampu menjadi juara untuk keenam kalinya dengan pasangan barunya, Bambang Supriyano. (AR)