Diluar Arena
Home > Berita > DILUAR ARENA > Lukhi/Gloria Kokoh di Podium Teratas
08 Mei 2011
Lukhi/Gloria Kokoh di Podium Teratas
 
 

Surabaya - Sempat terseok di awal pertandingan, Lukhi Apri Nugroho/Gloria Emanuelle Widjaja akhirnya mampu membuktikan diri menjadi yang terbaik di nomor ganda campuran taruna di Piala Walikota Surabaya.

Menantang Lee Hong Je/Kim Chan Mi, Lukhi/Gloria langsung menghentak dengan memimpin 3-1, tetapi kemudian disamakan saat poin menginjak poin ke empat. Mereka pun beradu drive, Lukhi/Gloria unggul 11-9 bahkan sempat unggul hingga 13-9. Tetapi sayang, mereka kehilangan irama pertandingan dan kehilangan 4 angka berikutnya, skor imbang di 13. Poin pun berjalan merangkak, angka kembar terus terjadi, Lukhi/Gloria balik tertinggal 16-17. Lukhi/Gloria pun terhenti di angka 19 di game pertama ini.

Memasuki game kedua, perlahan mereka mulai mengambil alih nahkoda pertandingan. Mereka terus memimpin di sepanjang game kedua ini, menggebrak dengan 4-1, mereka memaksa interval di kedudukan 11-7. Mereka pun memimpin jauh 18-9, tetapi kemudian mereka banyak melakukan kesalahan sendiri, hingga baru bisa menutup game kedua ini dengan 21-16.

Partai ketiga murni menjadi milik duet andalan PB Djarum. Mereka meraih 6 angka berturut-turut dan memimpin 10-2. Semakin tertinggal jauh, pasangan Korea itu malah banyak melakukan kesalahan sendiri, membuat Lukhi/Gloria unggul jauh 17-6. Juara pun diraih setelah pukulan pengembalian Lee terlalu panjang, PB Djarum raih gelar pertama dengan 21-8.

“Game pertama, saya masih meraba permainan lawan, tapi kami banyak kecolongan bola di game kedua, ternyata lawan kalau dikasih bola-bola cepat sudah bingung sendiri. Jadi di game ketiga kami mencoba untuk mempercepat tempo dan balik mengendalikan permainan,” jelas Lukhi.

Meski begitu, Lukhi merasa belum terlalu puas dengan penampilannya di Surabaya, ia berusaha untuk terus bisa memperbaiki penampilannya di turnamen selanjutnya, Djarum Sirkuit Nasional (Djarum Sirnas) Jakarta, 10 hari dari sekarang.

“Masih banyak yang harus saya perbaiki, setelah ini fokus untuk persiapan di Jakarta,” pungkas Lukhi.

Untuk tunggal taruna putri, diluar dugaan, Intan Dwi Jayanti mampu membungkam tunggal Korea, Soong Min Jin. Intan yang sebetulnya masih bisa bertarung dikelas U17, dipilih untuk bertanding di U19, ia pun akhirnya berhak atas podium tertinggi setelah membeli tiketnya dengan 8-21, 21-17 dan 21-11.