
Undian kejuaraan bulutangkis All England 2026 rupanya tidak bersahabat bagi pasangan ganda putri Indonesia Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum. Debut sang juara Australian Open 2025 asal Indonesia harus bertemu dengan unggulan ketiga dari China Jia Yi Fan/Zhang Zhu Xian pada babak pertama. Hari ini (3/3) Rachel/Febi pun harus mengakui ketangguhan ganda China. Rachel/Febi kalah dalam dua gim 16-21, 17-21.
Rachel/ Febi sempat memberikan perlawanan ketat. Namun ganda China bisa membongkar pertahanan Rachel/Febi. Beberapa kesalahan sendiri juga turut andil pada kekalahan Rachel/Febi dari sang semifinalis tahun lalu asal China.
“Puji Tuhan tetap bersyukur bisa menyelesaikan pertandingan tanpa cedera apapun. Hari ini kami kesulitan meredam variasi dan tenaga lawan yang bagus banget. Kami harus lebih disiapkan lagi posisi defend-nya dan serangannya. Mereka tidak gampang mati bahkan di pertandingan tadi jarang sekali kami bisa benar-benar untuk mematikan bolanya,” ujar Rachel dikutip dari tim Humas dan Media PP PBSI.
“Kami belajar banyak dari pertandingan hari ini, dari Jia/Zhang juga karena mereka salah satu ganda putri terbaik saat ini. Kami bisa contoh variasi pukulan mereka baik saat menyerang maupun bertahan,” sambung Rachel
“Di awal karena ini All England pertama, saya cukup merasakan nervous tapi pengen coba buat pengalaman pertama ingin berusaha sebisa mungkin agar memberi kesan yang baik,” lanjut Rachel.
“Setelah memulai dengan cukup baik sampai pertengahan gim pertama, kami melakukan kesalahan secara beruntun dan mereka juga terus mempercepat serangan yang sangat menyulitkan,” pungkas Febi. (AR)
