Diluar Arena
Home > Berita > DILUAR ARENA > Indonesia Turunkan Tim Terkuat
07 Maret 2012
Indonesia Turunkan Tim Terkuat
 
 

Indonesia akan menurunkan 2 tim terbaiknya dalam turnamen Axiata Cup yang akan berlangsung di Jakarta dan Kuala Lumpur tanggal 23-25 April 2012. Dari hasil pengundian yang berlangsung kemarin (06/03) di hotel Sultan Jakarta, tim Indonesia Garuda akan tergabung bersama Malaysia Leopard, Vietnam dan Singapura di grup J. Sementara Indonesia Rajawali berada di grup K bersama Malaysia Tiger, Philipina dan Thailand.

Indonesia Garuda akan menurunkan pemain-pemain top Indonesia. Tercatat nama-nama seperti Taufik Hidayat, Simon Santoso, Sony Dwi Kuncoro, Markis Kido/Hendra Setiawan dan Bona Septano/Mohammad Ahsan bergabung dengan tim Garuda. Tim Indonesia Garuda akan bertanding di GOR Tenis Indoor Jakarta untuk memperebutkan tempat di semifinal bagi juara dan runner up grup. Tim Indonesia Garuda akan bersaing dengan Malaysia Leopard yang menurunkan pemain-pemain mudanya, Vietnam yang dipimpin Nguyen Tien Minh serta Singapura.

Persaingan yang lebih berat akan dihadapi oleh Indonesia Rajawali. Tim yang berintikan Tommy Sugiarto, Dionysius Hayom Rumbaka, Shesar Hiren Rhustavito, Alvent Yulianto/Hendra Aprida Gunawan dan Angga Pratama/Ryan Agung Saputra ini akan bertarung di Kuala Lumpur. Tim ini akan berjuang di tengah hadangan pemain-pemain terbaik Malaysia yang tergabung dalam Malaysia Tiger. Tim tuan rumah ini akan diperkuat pemain terbaiknya Lee Chong Wei, M. Hafiz Hashim dan pasangan Koo Kean Keat/ Tan Boon Heong. Pesaing kuat juga datang dari Thailand yang dipimpin Bonsak Polsana. Sementara Philipina, meskipun prestasi bulutangkisnya tertinggal dikawasan Asia Tenggara, tetapi di kejuaraan ini akan menurunkan pemain asing dari Denmark Mathias Boe dan pemain tunggal Jerman, Marc Zwiebler. Kejuaraan ini memang mengijinkan pemakaian pemain asing diluar negera peserta. Namun pemain asing hanya boleh turun di satu partai dalam satu pertandingan.

Kejuaraan Axiata Cup untuk tahun ini mengkhususkan nomor beregu putra dengan format 2 tunggal dan 1 ganda. Dua terbaik masing-masing grup akan melaju ke semifinal. Babak semifinal dan final sendiri akan berlangsung dengan sistem home & away pada medio April mendatang. Format pertandingan bisa saja berubah untuk penyelenggaraan tahun-tahun berikutnya. Kejuaraan ini juga merupakan kejuaraan beregu dengan hadiah terbesar di dunia yakni 1 juta dolar Amerika. (HK)