Turnamen Nasional
Home > Berita > TURNAMEN INTERNASIONAL > [Bank of Ningbo Badminton Asia Championships 2026] Wakil Indonesia Habis
11 April 2026
[Bank of Ningbo Badminton Asia Championships 2026] Wakil Indonesia Habis
 
 

Habis sudah wakil Indonesia yang berlaga pada ajang Bank of Ningbo Badminton Asia Championships 2026. Dua wakil Indonesia yang berlaga pada babak semifinal hari ini (11/4) harus terhenti di tangan lawan-lawannya. Pasangan ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri dan pasangan ganda putri Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti harus puas menjadi semifinalis.

Fajar/Alfian dari sektor ganda putra harus mengakui keuletan pasangan dari Korea Kang Min Hyuk/Ki Dong Ji. Lewat pertandingan tiga gim, Fajar/Fikri kalah 13-21, 21-14, 26-21.

Alhamdulillah pertandingan hari ini berjalan dengan lancar meskipun jauh dari harapan untuk memenangkan pertandingan, tetapi kami sudah berjuang dipartai hari ini. Tadi banyak melakukan kesalahan sendiri dan itu jadi pelajaran dan evaluasi kami ke depannya. Lawan bermain sangat baik terutama defencenya sangat luar biasa,” tutur Fajar dikutip dari tim Humas dan Media PP PBSI.

“Lawan bermain sangat rapat, defencenya rapi sekali dan itu menjadi kekurangan kami dari segi power. Ini akan menjadi bahan evaluasi kami,” ucap Fikri.

Dari sektor ganda putri pasangan yang biasa dipanggil dengan Tiwi/Fadia belum bisa berbuat banyak saat bertemu dengan unggulan pertama asal Cina Liu Sheng Shu/Tan Ning. Tiwi/Fadia tampil tidak seperti pertandingan sebelumnya. Tiwi/Fadia kalah 10-21, 12-21.

“Di awal kami sempat sudah pegang cara mainnya tapi kami tidak konsisten, terus-menerus melakukan kesalahan sendiri,” ujar Fadia.

Kami merasa setiap turnamen kami ada progress permainan hasil dari evaluasi sebelumnya. Bersyukur di sini bisa sampai ke semifinal tapi kami mau lebih lagi, masih banyak kekurangan yang harus diperbaiki,” sambung Fadia.

Mereka sangat konsisten dari awal sampai akhir, sudah sangat siap mau main seperti apa. Polanya benar-benar sudah terbentuk sementara kami mainnya ragu-ragu jadi kurang berani. Mereka lebih nekat hari ini daripada kami,” pungkas Tiwi. (AR)