Diluar Arena
Home > Berita > Diluar Arena > Taufik Hidayat, Tujuh Kali Membela Indonesia di Piala Thomas
29 September 2020
Taufik Hidayat, Tujuh Kali Membela Indonesia di Piala Thomas
 
 

Legenda bulutangkis kelahiran Bandung tahun 1981 Taufik Hidayat menjadi pemain tunggal putra terbanyak dalam keikutsertaannya membela Indonesia pada ajang Piala Thomas.

Putra dari pasangan Aris Haris dan Enok Dartilah itu tercatat sudah tujuh kali membela merah putih di ajang bergensi beregu tersebut. Tahun 1998, untuk kali pertama Taufik merasakan Euforia kemenangan kala tim Indonesia berhasil membawa pulang trofi Piala Thomas kepangkuan bumi pertiwi.

Tetapi saat itu, Taufik yang masih berumur 17 tahun itu belum dipercaya turun bermain tetapi masuk dalam skuad tim Indonesia. Dan barulah, pada tahun 2000, ketika tim Indonesia mampu mempertahankan gelar Piala Thomas yang ke 12 kali itu.

Taufik pun dipercaya bermain hingga menjadi pahlawan penentu kemenangan. Taufik yang turun di partai ke tiga kala itu, sukses mempersembahkan poin sehingga tim Indonesia pun menang dengan skor 3-0 atas tim negeri tirai bambu.

Saat tim Indonesia kembali meraih trofi Piala Thomas ke 13 kalinya di tahun 2002, Taufik juga ikut merasakannya. Hanya saja pada laga final tersebut, Taufik belum bisa memberikan poin tetapi tim Indonesia menang dengan skor tipis 3-2 atas tim Malaysia.

Piala Thomas 2002 itu menjadi terakhir kalinya kemenangan yang dirasakan Taufik selama membela tim merah putih. Karena pada tahun 2004, tahun 2006 dan tahun 2008 tim Thomas merah putih hanya mampu menjadi semifinalis dan mendapatkan perunggu.

Meski di tahun 2010, tim Indonesia tembus ke partai final Piala Thomas. Tetapi Taufik belum bisa membawa tim merah putih meraih trofi yang ke 14. Pasalnya, tim Indonesia kala itu kalah dengan skor 0-3 atas tim Tiongkok.

Selain Taufik, legenda bulutangkis spesial ganda Christian Hadinata menjadi pemain ke dua terbanyak yang ikut membela tim Indonesia di ajang Piala Thomas. Hanya saja, dari enam kali membela tim merah putih. Christian dapat merasakan empat kali juara Piala Thomas.(ds)