Diluar Arena
Home > Berita > DILUAR ARENA > Tujuh Atlet Petamburan Bergabung Dengan Pelatnas
17 Januari 2012
Tujuh Atlet Petamburan Bergabung Dengan Pelatnas
 
 

Hasil seleksi khusus ganda yang berlangsung pada pertengahan tahun 2011 lalu akhirnya dirilis oleh Pengurus Besar Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PB PBSI). Sebanyak 17 atlet muda yang berasal dari berbagai klub dipanggil untuk berlatih di Cipayung, tujuh diantaranya berasal dari klub kebanggaan kita semua, PB Djarum.

Tiga pasang ganda putra, tiga pasang ganda putri serta lima atlet akan menambah kekuatan merah putih di nomor ganda campuran. Di nomor ganda putra, diwakili oleh enam atlet yang berasal dari empat klub berbeda, Selvanus Geh (PB Hi Qua Wima) berpasangan dengan Ronald Alexander dari PB Jaya Raya Suryanaga, Hardianto dari PB Mutiara dipasangkan dengan Putra Eka Rhoma dari PB Jaya Raya Jayakarta serta Wahyu Nayaka asal Tangkas didaulat berduet dengan Ade Yusuf Santoso dari PB Hi Qua Wima.

PB Djarum mendominasi nomor ganda campuran, dimana dari lima atlet yang dipanggil keempat diantaranya berasal dari PB Djarum. Lukhi Apri Nugroho/Anissa Saufika, dan Yayu Rahayu pun turut serta dipanggil Pelatnas untuk kemudian dipasangkan dengan Rizky Dely Nugraha yang sudah menghuni Pelatnas terlebih dahulu. Sementara Gloria Emanuelle Widjaya kembali berpasangan dengan Alfian Eko dari PB Jaya Raya Jakarta yang sebelumnya berhasil memboyong gelar juara Dunia Yunior nomor ganda campuran tahun lalu.

Ririn/MelatiTiga atlet putri lainnya akan memperkuat nomor ganda putri. Juara berbagai Djarum Sirkuit Nasional (Djarum Sirnas) Ririn Amelia/Melati Daeva Oktaviani dipercaya untuk memperkuat sektor ini, ditambah dengan Deariska Putri Medita yang akan dipasangkan dengan Melvira Oklamona asal PB Mutiara Bandung, sementara satu pasangan lainnya adalah juara Kejuaraan Nasional (Kejurnas) 2011, Anggia Shita Awanda/Shella Devi.

Gloria sendiri mengungkapkan kebahagiannya atas keputusan ini, tetapi juga ia sekaligus merasa cukup khawatir karena akan dituntut untuk beradaptasi dengan suasana baru. “Saya akan berusaha memberikan yang terbaik, meski sebetulnya bisa dibilang antara siap dan tidak siap, karena nanti pasti harus kembali beradaptasi dengan pola latihan dan lingkungan yang ada disana,” ujarnya.

Semoga putra putri yang telah dibina PB Djarum bisa semakin berprestasi dan turut mengharumkan nama Indonesia di berbagai ajang bulutangkis international, yang dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan penurunan prestasi. Selamat berjuang putra putri Petamburan di kawah candradimuka bulutangkis Indonesia, Cipayung.