Diluar Arena
Home > Berita > Diluar Arena > Ganda Putra Jadi Andalan
06 Juli 2011
Ganda Putra Jadi Andalan
 
 

Dari partai ganda Kejuaraan Asia U19 nomor perorangan, ganda putra akan menjadi andalan Indonesia dengan kehadiran Praveen Jordan/Rangga Yave Rianto sebagai unggulan pertama. Sedangkan ganda putri dan ganda campuran perlu mewaspadai wakil China dan Jepang.

Jordan/Rangga akan menghadapi Alton Chew/Muhd Asraf bin Ishak dari Singapura di babak 32 besar. Pasangan Indonesia ini diharapkan dapat melaju mulus hingga ke perempat final. Di babak delapan besar itulah Jordan/Rangga nampaknya akan bertemu lawan tangguh, antara Reginald Lee/Angus Ng (Hongkong), Lu Ching Yao/Huang Chu En (Taipei), atau Zhuge Lukai/Liu Yuchen (China).

Jordan/Rangga adalah juara Sirnas Bali 2010 dan runner up Sirnas Jateng tahun lalu. Mereka juga memiliki jejak rekam internasional dengan masuk ke semifinal Cyprus International akhir dan perempat finalis di Singapore International Series tahun lalu.

Selain Jordan/Rangga, terdapat juga putra PB Djarum lainnya, yakni, Lukhi Apri Nugroho/Rizky Susanto yang diunggulkan di tempat keenam. Mereka juga diharapkan menemani Jordan/Rangga ke perempat final. Hanya saja, mereka harus berhati-hati saat bertemu perwakilan India atau Thailand di babak 16 besar.

Dari ganda putri, Ririn Amelia/Melati Daeva Oktavianti yang diunggulkan di tempat ketujuh akan berusaha melaju sejauh mungkin. Mereka akan memulai perjuangannya dengan melawan wakil Jepang, Ayako Sakuramoto/Ayano Torii. Jika berhasil melewati Ayako/Ayano, maka lawan tangguh selanjutnya adalah di dua babak setelahnya, yakni, di perempat final. Di babak tersebut, terlihat ada dua pasangan kandidat: Sonia Cheah/Yang Li Lian (Malaysia) dan Xiao Jia/Zeng Xi (China).

Halangan di ganda campuran juga datang dari China. Rizky Susanto/Gloria Emmanuelle Widjaya akan langsung berhadapan dengan Pei Tianyi/Ou Dongni dari China di babak 32 besar. Ou pernah muncul di China Masters Super Series dan China Open Super Series tahun lalu walaupun dengan pasangan yang berbeda dan tidak melaju jauh. Pei/Ou juga pernah ikut Australian Open Grand Prix Gold tahun ini, walaupun juga tidak spektakuler. Pengalaman wakil China tersebut di kelas papan atas tentunya memberi asahan tersendiri sehingga Lukhi/Gloria harus bersiap memberikan perlawanan terbaik.

Jordan yang dipasangkan dengan Tiara Rosalia Nuraidah juga harus bersiap untuk bertemu perwakilan China lainnya, Zhuge Lukai/Huang Yaqiong yang kemungkinan besar akan melewati aral pertama mereka melawan wakil India, A. Naresh/SR Poorvisha dan bertemu Jordan/Tiara di babak 32 besar.

Secara garis besar, partai ganda Indonesia berharap banyak dari ganda putra, walaupun tidak tertutup peluang kejutan prestasi dari dua partai lainnya. Namun tim merah-putih harus siap dengan strategi terbaik untuk melawan perwakilan tangguh dari China, Jepang, Taipei, dan India.

Selamat berjuang, muda-mudi Indonesia. (DC)