
Tim piala Thomas Indonesia tetap melaju ke perempatfinal, meski pada pertandingan terakhir kalah 0-5 dari tim kuat China. Tim China yang menjadi tuan rumah tetap menampilkan pemain-pemain terbaiknnya di tunggal. Di ganda putra mereka hanya menyimpan ganda keduanya dan menurunkan ganda ketiganya.
Indonesia sendiri menyimpan Taufik Hidayat dan menurunkan Tommy Sugiarto yang pada pertandingan perdana melawan Inggris diistirahatkan. Di ganda putra, pasukan Merah Putih merubah total pemain-pemainnya. Di ganda pertama Markis Kido di satukan dengan adik kandungnya sendiri, Bona Septano. Sementara di ganda kedua Hendra Setiawan di coba dengan Ryan Agung Saputra.
Dua tunggal terbaik dari dua negara raksasa bulutangkis saling bertemu di partai pertama. Indonesia menurunkan Simon Santoso, pemain yang kini menempati peringkat 9 dunia. China tetap menurunkan starternya Lin Dan, pemegang gelar juara tunggal putra Olimpiade Beijing yang kini bertengger pada peringkat dua dunia. Sepuluh kali sudah mereka saling bertemu, untuk sementara Lin Dan masih memimpin dengan 9 kali kemenangan. Sementara Simon baru sekali menang.
Di game pembuka Lin Dan langsung menggebrak pertahanan Simon. Simon kewalahan dan menyerah dengan 10-21. Di game kedua Simon mampu memberikan perlawanan. Simon sempat memaksa Lin Dan berbagi angka sama sampai 8-8. Lin Dan yang sempat unggul jauh dengan 18-10 juga masih bisa di dekati oleh Simon dengan 16-18. Sayangnya Simon tak lagi bisa mengejar dan hanya mampu menambah satu angka saja sebelum akhirnya Lin Dan menutup game kedua dengan 21-17. Tim Thomas China pun mengantongi satu angka kemenangan dari Lin Dan.
“Pada game pertama saya kalah cepat dari Lin Dan, selain itu dia juga selalu bisa mengontrol jalannya permainan. Saya bisa tampil lebih baik saat bermain di game kedua,” jelas Simon.
Partai kedua yang memainkan ganda putra, tim Thomas Indonesia pun harus merelakan satu angka kemenangan di ambil China. Indonesia yang meramu ganda baru Markis Kido/Bona Septano masih belum bisa menandingi keperkasaan ganda putra nomor satu Dunia Cai Yun/Fu Haifeng. Ganda kakak beradik ini menyerah dalam dua game dengan 14-21, 8-21. 2-0 untuk tim Thomas China.
Tommy Sugiarto yang mengantikan Taufik Hidayat sebagai tunggal kedua harus bertemu dengan Chen Long, pemain China yang berada pada peringkat 3 dunia. Dalam keadaan mata yang terkena iritasi, Tommy tetap menampilkan permainan terbaiknya, terutama pada game kedua. Meski kalah, Tommy tetap memberikan perlawanan sengit. Di game pertama Tommy masih perlu adaptasi dengan kondisi mata kirinya dan lawan yang di hadapinya. Ia pun menyerah di game pertama dengan 12-21. Di game kedua Tommy mulai menemukan bentuk permainnanya dan bisa memperkecil jarak menjadi 14-15. Chen Long yang pernah mengalahkannya satu kali, sedikit merubah tempo permainan. Hal ini membuat Tommy belum siap dan kembali menyerah di game kedua dengan 16-21. Kemenangan Chen Long atas Tommy membuat tim Thomas China menempati posisi teratas pada grup A.
Ganda dadakan Hendra Setiawan/Rian Agung Saputra diluar dugaan mampu memaksa ganda China Shen Ye/Hong Wei bermain rubber game. Ganda China sepertinya terkejut dengan susunan ganda yang di turunkan oleh tim Indonesia. Di game pertama ganda China berperingkat 10 dunia ini masih meraba kekuatan ganda Indonesia. Hal ini langsung dimanfaatkan oleh ganda Indonesia yang sukses mencuri game pertama dengan 21-16. Di game kedua, pasangan China lebih siap dengan pola yang akan mereka mainkan. Banyaknya kesalahan yang di buat oleh Hendra Setiawan membuat ganda China semakin percaya diri dan segera menutup game kedua dengan 21-10. Di game penentuan ganda Indonesia semakin tertekan, sementara pasangan China tidak menyurutkan serangannya. Pasangan Indonesia pun menyerah dengan 9-21 dan membuat kedudukan secara tim menjadi 4-0 masih untuk kemenagan China.
Pada partai terakhir, Indonesia menurunkan juara Indonesia Open Grand Prix Gold 2011 Dionysius Hayom Rumbaka yang akan menghadapi Chen Jin. Hayom yang telah tiga kali kalah, tak mampu berbuat banyak dan kembali menyerah dengan 7-21, 10-21.Denganhasil ini Indonesia harus puas sebagai runner up Grup B. Berdasarkan pengundian ulang yang telah di lakukan oleh badan bulutangkis dunia, pada babak perempat final tim Thomas Indonesia akan berhadapan dengan tim Thomas Jepang. (AR)