
Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh para pemain muda Indonesia. Setelah sukses masuk pada babak empat besar di kejuaraan bulutangkis BCA Indonesia Open Superseries Premier 2016, pebulutangkis binaan PB Djarum Ihsan Maulana Mustofa berhasil menembus peringkat dua puluh besar dunia.
Pada daftar peringkat terbaru yang telah dirilis badan bulutangkis dunia, Ihsan kini duduk menempati peringkat 19 dunia. Ihsan melesat naik sebanyak sepuluh peringkat dari minggu lalu dan menggeser turun Jonatan Christie ke peringkat 20 dunia. Pemain senior Tommy Sugiarto tak bergerak diam di peringkat 8, sementara Sony Dwi Kuncoro mendapatkan tambahan enam peringkat ke posisi 29 dunia, dua peringkat lebih baik dari juniornya Anthony Sinisuka Ginting yang berada di peringkat 31 dunia.
Pasangan ganda putra nomor satu Indonesia, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan sedang dalam posisi kritis. Mereka sedang di bayang-bayangi oleh ganda Korea Selatan Kim Gi Jung/Kim Sa Rang. Selisih poin turnamen kedua pasangan ini sedemikian tipisnya. Saat ini, Ahsan/Hendra berada di peringkat 2 dunia, sementara Kim Gi Jung/Kim Sa Rang di urutan 3 dunia.
Ganda putra terkuat saat ini masih ditempati oleh Lee Yong Dae/Yoo Yeon Seong. Dua ganda Indonesia lainnya mengalami penurunan peringkat. Baik Kevin Sanjaya Sukomuljo/Markus Fernaldi Gideon maupun Angga Pratama/Ricky Karanda Suwardi masing-masing turun satu peringkat. Berurutan Kevin/Markus di peringkat 13 sedangkan Angga/Ricky di peringkat 14.
Peringkat Praveen Jordan/Debby Susanto mengalami perubahan. Jika pada pekan lalu juara All England 2016 ini ada di peringkat 8, maka pada pekan ini mereka naik dua peringkat ke urutan 6. Posisi ganda campuran nomor satu Indonesia,Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir tidak berubah di peringkat 3.
Di ganda putri, gagalnya Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari melewati babak pertama kejuaraan BCA Indonesia Open Superseries Premier 2016 berujung turunnya peringkat mereka. Kini mereka ada di peringkat 4 dari 2 pada pekan lalu. Berbeda dengan Greysia/Nitya, pasangan Anggia Shitta Awanda/Ni Ketut Mahadewi Istirani justru naik dua peringkat menjadi 21 pada pekan ini. Sementara pasangan Della Destiara Haris/Rosyita Eka Putri Sari turun menjadi peringkat 25 dunia.
Dua tunggal putri Indonesia juga mengalami penurunan peringkat. Lindaweni Fanetri turun ke peringkat 25, satu peringkat lebih baik dibandingkan Maria Febe Kusumastuti yang ada di urutan 26.
