Sirkuit Nasional
Home > Berita > SIRKUIT NASIONAL > [Hydroplus Sirnas A DKI Jakarta 2026] Eksperimen Pukulan Warnai Kemenangan Hafidzah/Shafira di 32 Besar
05 Agustus 2026
[Hydroplus Sirnas A DKI Jakarta 2026] Eksperimen Pukulan Warnai Kemenangan Hafidzah/Shafira di 32 Besar
 
 

Pasangan ganda taruna putri PB Djarum, Nur Hafidzah Afifah/Shafira Atha Azzalia, melangkah mulus ke babak 16 besar Sirkuit Nasional (Sirnas) A DKI Jakarta 2026. Berlaga di Gelanggang Remaja Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (5/8), pasangan ini sukses menaklukkan perlawanan Aleeyah Memanna Vazi Adhiv/Hanaya Nabhita Sani (Bintang Terang/Toya) dengan skor meyakinkan 21-9, 21-13.

Kemenangan di laga perdana ini diraih Hafidzah/Shafira dengan dominasi penuh di game pertama. Rasa percaya diri yang tinggi serta kualitas lawan yang dinilai masih bisa diatasi menjadi kunci keunggulan poin mereka yang terpaut cukup jauh.

Meski demikian, jalannya pertandingan di game kedua berlangsung sedikit lebih ketat dari sebelumnya. Hal ini diakui terjadi karena mereka sengaja menurunkan tempo serangan.

"Kunci menang jauh di game pertama karena kami yakin saja, dan kebetulan musuhnya juga belum terlalu menyulitkan. Di game kedua mulai rapat karena saya ngendorin ritme aja, sekalian coba-coba variasi pukulan," ungkap Hafidzah seusai pertandingan.

Kemenangan ini menjadi langkah awal yang baik sekaligus momen penebusan bagi Hafidzah/Shafira. Pada turnamen sebelumnya, yakni Piala Kapolri 2026, langkah mereka harus terhenti di babak delapan besar. Belajar dari kegagalan tersebut, Shafira menyebut bahwa masalah fokus adalah kelemahan utama yang harus segera dibenahi di Sirnas kali ini.

"Evaluasi dari Piala Kapolri kemarin itu di masalah fokus. Kalau sudah nggak fokus, biasanya kami tiba-tiba merubah pola main sendiri di lapangan, atau malah jadi lupa pola permainannya," jelas Shafira.

Menatap babak 16 besar pada esok hari, Hafidzah/Shafira akan berhadapan dengan Keisha Arya Syifa/Qurratu’ain (Putra Bun Yamin/Pusat Pelatihan Olahraga). Keduanya sepakat bahwa persiapan terbaik saat ini hanyalah menjaga keyakinan diri dan tidak mengulangi kesalahan hilangnya fokus di lapangan.

Menyoal peta persaingan di Sirnas A DKI Jakarta 2026 yang dinilai sama ketatnya dengan Piala Kapolri 2026, Hafidzah/Shafira mematok asa tinggi. Namun, meski menargetkan gelar juara, mereka memilih untuk fokus menyelesaikan pertandingan satu demi satu.

"Target pribadi pasti maunya juara. Tapi kita lewatin delapan besar dulu. Minimal tembus semifinal dulu," pungkas mereka dengan optimis. (NFA)


Â