
Pasangan ganda taruna campuran asal PB Djarum, Genta Restu Handika/Azka Ghani Putri Wardhana, sukses menciptakan kejutan dengan melaju ke babak semifinal Sirkuit Nasional (Sirnas) A DKI Jakarta 2026. Tiket empat besar ini mereka pastikan usai menumbangkan unggulan pertama asal Taqi Arena Badminton Academy, Moses Andar Sumanjuntak/Reya Azzahra Yulianti, pada laga perempat final yang berlangsung Kamis (6/8).
Kemenangan Genta/Azka diraih melalui pertarungan sengit rubber game yang berkesudahan dengan skor 21-14, 15-21, dan 22-20. Keberhasilan menundukkan unggulan teratas ini tidak lepas dari pola pikir bermain lepas atau nothing to lose yang diterapkan oleh pasangan muda tersebut, mengingat lawan mereka lebih senior secara usia dan berstatus unggulan.
"Alhamdulillah bisa tembus ke semifinal akhirnya. Mungkin kami mainnya nothing to lose juga, nggak mikirin menang kalah, karena lawannya lebih tua dan mereka unggulan satu. Jadi yang penting main dulu saja, walaupun di set terakhir ketegangannya berasa banget karena sampai setting," ungkap Genta seusai pertandingannya di Gelanggang Remaja Tanjung Priok, Jakarta.
Bagi Genta/Azka, kemenangan ini terasa semakin spesial karena menjadi ajang balas dendam yang tuntas. Sebelumnya, mereka sempat takluk dari Moses/Reya pada babak delapan besar turnamen Piala Kapolri 2026 dalam dua game langsung.
"Sebenarnya di Piala Kapolri kemarin sudah ketemu di delapan besar dan kalah. Jadi di sini rasa ingin membalas itu ada. Pas poin-poin kritis di game ketiga, kami berusaha tenang saja menghadapi tekanan, banyak mikir, jaga komunikasi, dan saling support di lapangan," sambung Azka menjelaskan kunci ketenangan mereka.
Pada babak semifinal nanti, Genta/Azka sudah ditunggu oleh pasangan Bagis Adinoto/Afina Musa Putri (Jaya Raya Jakarta). Mereka bertekad untuk kembali tampil maksimal dan mempertahankan fokus demi memperebutkan tiket ke partai puncak.
Selain kesuksesan Genta/Azka, dominasi PB Djarum di sektor ganda taruna campuran kian tak terbantahkan. Klub asal Kudus ini dipastikan telah mengunci satu tempat di babak final, menyusul terciptanya "Perang Saudara" sesama wakil PB Djarum di laga semifinal lainnya.
Satu tiket final tersebut akan diperebutkan oleh pasangan Faza Iwadh Kurnia Ramdhan/Rachel Machalul Cahya Ayu yang akan berhadapan dengan Muhammad Luthfi Habibi/Dian Ramadhani Mukti.
Sebelumnya, Faza/Rachel sukses melangkah ke semifinal dengan kemenangan meyakinkan atas pasangan Satya Candrarupa Arkana/Syafiqa Aliya (Gideon Badminton Academy) melalui dua game langsung, 21-11, 21-10.
Sementara itu, Luthfi/Dian melaju ke empat besar setelah berhasil menyingkirkan unggulan kedua yang juga merupakan rekan satu klub mereka di PB Djarum, Raihan Daffa Edsel Pramono/Atresia Naufa Candani.
Dengan formasi ini, PB Djarum memiliki peluang besar untuk menciptakan All-Djarum Final di sektor ganda taruna campuran, asalkan Genta/Azka juga mampu mengatasi perlawanan lawannya di laga semifinal mereka. (NFA)
