Turnamen Nasional
Home > Berita > TURNAMEN INTERNASIONAL > [Malaysia Junior International Challenge 2026] Berangkat 'Last Minute', Genta/Azka Sukses Menangi Laga Perdana Kualifikasi
21 Juli 2026
[Malaysia Junior International Challenge 2026] Berangkat 'Last Minute', Genta/Azka Sukses Menangi Laga Perdana Kualifikasi
 
 

Perjuangan luar biasa ditunjukkan oleh ganda campuran PB Djarum, Genta Restu Handika/Azka Ghani Putri Wardhana di ajang Malaysia Junior International Challenge 2026. Berangkat dengan status panggilan mendadak di menit-menit akhir, keduanya sukses mengatasi rasa lelah dan memetik kemenangan pada laga kualifikasi pertama, Selasa (21/7).

Perjalanan Azka/Genta ke Negeri Jiran dipenuhi drama. Awalnya, pasangan ini hanya berstatus sebagai reserve (cadangan) kedua. Karena tak kunjung mendapat kepastian, mereka mengaku sudah pasrah dan tidak berharap banyak untuk diberangkatkan.

Namun, kejutan datang pada Senin (20/7) usai managers meeting. Saat keduanya tengah menjalani sesi latihan fisik angkat beban (besi), instruksi keberangkatan itu tiba-tiba turun.

"Sorenya lagi latihan besi, tiba-tiba disuruh balik, disuruh packing dan langsung berangkat saat itu juga. Jam 5 sore kami siap-siap, setengah 6 sudah berangkat ke bandara," cerita Azka.

Kejutan tak berhenti di situ, mereka harus terbang berdua tanpa didampingi oleh pelatih. Ini menjadi pengalaman pertama mereka bepergian ke luar negeri untuk bertanding secara mandiri.

Terbang menggunakan pesawat pukul 21.40 WIB, mereka baru mendarat di Malaysia pada malam hari. Proses pengambilan bagasi, imigrasi, dan perjalanan darat ke hotel yang memakan waktu 50 menit membuat Azka dan Genta baru bisa beristirahat di kamar pada pukul 03.00 subuh. Pukul 08.00 pagi, mereka sudah harus bangun untuk persiapan bertanding pada pukul 10.30 waktu setempat.

Menang Tanpa Coba Lapangan dan Evaluasi Pertandingan

Minimnya waktu istirahat dan tidak memiliki kesempatan menjajal lapangan terlebih dahulu membuat mereka harus beradaptasi langsung di tengah pertandingan. Genta mengaku sempat kaget dengan kondisi arena yang cukup berangin.

Di babak kualifikasi, Genta/Azka berhadapan dengan Syed Noorizhar Syed Muhammad Zibauir/Batrisya Nur Aina (Malaysia). Keduanya akhirnya menang dua game langsung dengan skor 21-10, 21-19.

"Kaget juga karena baru datang dan belum nyoba lapangan. Anginnya dari satu sisi kencang, dari sisi lainnya lambat," ungkap Genta.

Meski begitu, Azka/Genta mampu mengamankan game pertama dengan cukup mudah dengan mengambil inisiatif serangan lebih dulu. Namun, di game kedua, mereka sempat mendapat perlawanan ketat dan tertinggal poin karena terbawa pola permainan lawan.

"Game pertama kita nyerang duluan jadinya (poin) jauh. Tapi di game kedua, kita mainnya defend, keduluan lawan, jadi sempat ketinggalan sebelum akhirnya balik lagi ke permainan kita," jelas Azka.

Berkaca dari laga tersebut, pasangan ini sepakat bahwa konsistensi dan inisiatif menyerang menjadi kunci untuk laga kualifikasi terakhir keesokan harinya. Keduanya bertekad untuk tidak mengulangi kesalahan di gim kedua.

"Evaluasi untuk besok harus konsisten. Kalau misalnya sudah main menyerang, ya menyerang saja, jangan tiba-tiba diubah jadi defend," tegas Azka.

"Benar, harus konsisten dan fokus. Mulai main itu harus langsung menyerang, jangan banyak bertahan," Genta menimpali.

Sebagai debutan di ajang Malaysia Junior IC dan di kategori taruna awal, target terdekat Genta/Azka saat ini adalah menampilkan permainan maksimalnya sebagai pasangan. Meski menyadari beratnya peta persaingan, terutama dari wakil tuan rumah yang menurunkan juara ajang Asian Junior Championships 2026, Genta dan Azka siap memberikan kejutan lanjutan.

Di babak utama, Genta/Azka akan berhadapan dengan Lee Shawn/How Yin Xuan (Malaysia). (NFA)