Sirkuit Nasional
Home > Berita > SIRKUIT NASIONAL > [Hydroplus Sirnas A DKI Jakarta 2026] Ganda Taruna Campuran Pastikan Gelar Juara
07 Agustus 2026
[Hydroplus Sirnas A DKI Jakarta 2026] Ganda Taruna Campuran Pastikan Gelar Juara
 
 

Dominasi PB Djarum di sektor ganda taruna campuran tak terbendung. Klub yang bermarkas di Kudus, Jawa Tengah tersebut sukses menciptakan All PB Djarum Final pada kejuaraan bulutangkis Sirkuit Nasional (Sirnas) A DKI Jakarta 2026 yang berlangsung di Gelanggang Remaja Tanjung Priok, Jakarta.

Kepastian menguasai sektor tersebut didapat setelah dua wakil PB Djarum sukses memenangi laga semifinal yang digelar pada Jumat (7/8). Pasangan Genta Restu Handika/Azka Ghani Putri Wardhana tampil gemilang usai menumbangkan wakil Jaya Raya Jakarta, Bagir Adinoto/Afina Musa Putri. Genta/Azka menang dua game langsung dengan skor telak 21-12, 21-10.

Langkah Genta/Azka kemudian disusul oleh rekan satu timnya, Faza Iwadh Kurnia Ramdhan/Rachel Machalul Cahya Ayu. Pada babak semifinal lainnya, Faza/Rachel berhasil memenangi perang saudara melawan Muhammad Lutfhi Habibi/Dian Ramadhani Mukti dengan skor ketat 21-17, 21-18.

Menanggapi kemenangan meyakinkan di babak semifinal, Azka mengungkapkan bahwa bermain lepas dan agresif sejak awal menjadi kunci utama mereka menumbangkan pasangan Jaya Raya tersebut.

"Paling main nothing to lose saja. Posisi kita taruna awal, jadi yang penting main menekan dulu aja. Pas di lapangan, lawannya juga kelihatan nggak enak main, jadi kami tekan terus dan alhamdulillah bola kami masuk terus," ungkap Azka usai pertandingan.

Senada dengan pasangannya, Genta mengaku sudah mengamati pola permainan lawan sebelum turun ke lapangan. Di luar dugaan, pertandingan ternyata berjalan lebih mudah dari perkiraan awal.

"Ekspektasi kami awalnya mereka bakal main lebih bagus dan alot. Tapi mungkin mereka tidak bisa keluar dari tekanan kami, jadi permainannya tidak berkembang," tambah Azka melengkapi pernyataan Genta.

Pada partai puncak nanti, Genta/Azka akan berhadapan dengan Faza/Rachel. Karena laga ini mempertemukan sesama wakil PB Djarum, kedua pasangan dipastikan tidak akan didampingi oleh pelatih atau ofisial di pinggir lapangan. Kondisi ini membuat kemandirian dan komunikasi antar pemain menjadi sangat krusial.

Menghadapi situasi tersebut, Genta dan Azka mengaku justru semakin termotivasi.

"Makin semangat sih. Mengingat ini sudah final dan lawan teman sendiri, ya sudah maksimalin saja dulu persiapannya. Karena tidak di-official-in pelatih, paling utama ya main nothing to lose dan jaga komunikasi di lapangan," tegas Genta dan Azka bergantian.

Laga final Sirnas A DKI Jakarta 2026 ini memiliki makna yang sangat penting bagi Genta/Azka. Pasalnya, sepanjang tahun 2026 bergulir, langkah mereka selalu terhenti di babak delapan besar, termasuk saat mengikuti turnamen di Malaysia Junior International Challenge 2026 lalu. Keduanya pun bertekad menjadikan partai final ini sebagai momentum kebangkitan.

"Tahun ini belum ada gelar, kemarin-kemarin mentok di delapan besar terus dari awal pertandingan. Jadi harapannya semoga bisa pecah telur di sini. Amin," tutup Azka penuh harap. (NFA)