Turnamen Internasional
Home > Berita > Turnamen Internasional > Dari Mengisi Waktu Luang
22 Mei 2020
Dari Mengisi Waktu Luang
 
 

Berawal dari seorang atlet bulutangkis, Syaiful Bachri kini beralih profesi menjadi seorang wasit dan penjaga garis. Berbagai turnamen bulutangkis nasional dan internasional sudah menjadi santapannya. Kejuaraan akbar seperti Indonesia Open pernah ia jalani. Tak heran jika sekarang ia telah mendapatkan Badminton Asia Certified, BWF Accredited dan BWF Certificated.

Sebenarnya Syaiful awalnya tidak begitu tertarik dengan dunia wasit atau penjaga garis.

Waktu ada pelatihan tingkat dasar,  saya disuruh om untuk ikut,” ujarnya. “Awalnya sih ga begitu tertarik. Jadi untuk mengisi waktu luang aja,” tuturnya. Usai mengikuti pelatihan, ia pun langsung menjadi wasit tanpa harus menjadi hakim garis terlebih dahulu.

Selain menjadi hakim garis pada kejuraan Indonesia Open, ia juga pernah menjadi hakim garis pada kejuaraan besar lainnya seperti perebutan piala Thomas dan Uber 2008 di Jakarta. Ia pun menjadi saksi Kevin Sanjaya Sukamuljo dan Marcus Fernaldi Gideon pertama kali turun bertanding.

Waktu itu di kejuaraan Axiata Cup di Jakarta. Waktu itu saya jadi hakim service dan wasitnya Richard Ting dari Singapura,” ujarnya. Iapun merasakan nikmatnya menjadi penjaga garis, karena ia dapat menyaksikan secara langsung pertandingan bulutangkis besar yang ada di Indonesia.

Tetapi iapun pernah merasakan pengalaman yang kurang menyenangkan, pada saat kejuaraan Sirkuit Nasional (Sirnas) Jakarta.

“Waktu itu pertandingan antara pemain Vietnam dengan Thailand,” tuturnya. Karena terkendala masalah bahasa, protes yang dilakukan dari salah satu pelatih tidak begitu bisa dimengerti olehnya.  “Akhirnya saya cuma bilang Play, I make decision,” tegasnya.

Justru kejadian inilah yang membuatnya terpacu untuk belajar lebih dalam lagi akan keterampilan berbahasa Inggris. “Disitulah saya ingin sekali menjadi wasit internasional dan bisa berkomunikasi dengan seluruh orang di dunia,” pungkasnya.

Iapun kini menduduki jabatan penting pada pengurus PBSI DKI Jakarta. Namanya tercantum sebagai Kabid Perwasitan dan Referee.