Turnamen Nasional
Home > Berita > TURNAMEN INTERNASIONAL > Indonesia Taklukkan Inggris
22 Mei 2012
Indonesia Taklukkan Inggris
 
 

Sesuai dengan perkiraan para pengamat dan pecinta bulutangkis, Indonesia akhirnya mampu mengalahkan tim Inggris pada putaran final kejuaraan piala Thomas dan Uber 2012. Namun kemenangan tim Indonesia diwarnai dengan kekalahan juara Olimpiade Beijing Markis Kido/Hendra Setiawan. Indonesiapun secara keseluruhan menang dari tim Inggris dengan kedudukan akhir 4-1.

Indonesia menurunkan susunan tim yang bukan seperti yang di perkirakan sebelumnya. Di ganda, Mohammad Ahsan kembali di padukan dengan Alvent Yulianto yang akan bermain sebagai ganda kedua, sementara ganda pertama di percayakan kepada Markis Kido/Hendra Setiawan. Di tunggal ketiga pun Tommy yang sempat mendapat iritasi pada matanya, di istirahatkan terlebih dahulu. Posisinya sebagai tunggal ketiga di isi oleh Dionysius Hayom Rumbaka.

Simon Santoso yang turun menjadi tunggal pertama, membuka kemenangan bagi tim Indonesia. Berbekal dua kemenangan dari tunggal utama Inggris Rajiv Ouseph, Simon kembali menang dalam dua game. Di game pembuka, Simon Santoso sempat mendapat perlawanan sengit. Tunggal Inggris berperingkat 19 dunia mampu menempel ketat hingga mendekati akhir game pertama, bahkan bisa menyamakan kedudukan sampai 19-19. Beruntung dua angka segera bisa didapat Simon untuk menutup game pertama dengan 21-19. Di game kedua Simon tak lagi mendapat perlawanan dan segera bisa mengkahiri permainan dengan kedudukan 21-9. Simon pun menyumbang angka pertama bagi tim Indonesia.

Partai kedua memainkan ganda putra antara Markis Kido/Hendra Setiawan dengan Chris Adcock/Andrew Ellis.Kedua pemain ini pernah bertemu sebanyak dua kali, dengan kedudukan sementara imbang 1-1. Di game pembuka ganda Indonesia sempat unggul  9-5. Ganda Inggris berperingkat 23 dunia tak mau kalah. Mereka bisa menyusul dan malah merebut game pertama dengan 21-19. Di game kedua ganti pasangan Indonesia bisa menang dengan 21-14. Pada game penentuan, ganda Indonesia lebih banyak tertekan. Ganda Inggris yang menang pada pertemuan terakhir tak mau memberikan kesempatan pasangan Indonesia untuk bangkit. Merekapun kembali menang di pertemuan ketiga dan merebut game penentuan dengan kedudukan akhir 21-17 bagi ganda Inggris. Angka kemenangan secara pun berubah menjadi 1-1.

“Chris Adcock/Andrew Ellis merupakan pasangan yang bagus, kami juga kalah pada pertemuan terakhir. Keduanya bermain sangat rapi. Sebaliknya kami banyak melakukan kesalahan sendiri,”ujar Hendra menganalisa jalannya pertandingan.

Partai ketiga mampu membuat Indonesia unggul sementara 2-1 dari tim Inggris. Angka kemenangan di sumbangkan oleh Taufik Hidayat yang menang dari tunggal kedua Inggris Carl Baxter dengan 21-12, 21-16.

Pertandingan menegangkan terjadi di partai keempat yang memainkan ganda putra. Mohammad Ahsan/Alvent Yulianto bertemu dengan ganda Inggris Chris Langridge/Nathan Robertson. Permainan mental di peragakan keduanya. Butuh konsentrasi dan mental yang kuat untuk bermain dengan tekanan yang begitu tinggi. Tak hanya pemain yang merasakan ketegangan, para penonton pun di buat cemas. Di game pertama kedua pasangan silih berganti memimpin angka kemenangan. Ganda Inggris memaksa pasangan Indonesia bermain dengan bola drive yang cepat. Dengan pola seperti ini, ganda Inggris mampu mengambil game pertama dengan 21-19. Di awal game kedua, permainan masih berjalan seimbang sampai angka sama 9-9. Setelah itu ganda Inggris seperti kehilangan konsentrasi. Berulang kali kesalahan yang dibuat pasangan Inggris membuat ganda Indonesia secara perlahan meninggalkannya. Ganda Indonesia yang berada di atas angin semakin lebih percaya diri dan game keduapun berhasil di rebut pasangan Indonesia dengan 21-12.

Pada game penentuan, peraih medali perunggu Asian Games Guangzhou tersebut sempat meninggalkan ganda Inggris dengan 12-8. Namun yang terjadi justru konsentrasi ganda Indonesia buyar. Dalam sekali pindah service, ganda Inggris melesat dengan 14-12. Beruntung ganda Indonesia bisa bangkit kembali dan berhasil menyamakan kedudukan dengan 17-17. Setelah angka sama 19-19, ganda Indonesia mendapat matchpoint terlebih dahulu dengan 20-19. Tambahan satu angka akhirnya di dapat ganda dadakan Indonesia setelah bola silang Nathan tak mampu melewati jaring. Angkapun milik Ahsan/Alvent dengan 21-19 sekaligus membuat Indonesia unggul 3-1 dari tim Inggris dan membuat Indonesia berhasil menerobos babak perempatfinal.



Dionysius Hayom Rumbaka yang menjadi tunggal terakhir pun tak mau kalah. Meski sudah tidak mempengaruhi secara tim, Hayom mampu kembali mengalahkan Ben Beckman dengan 21-11, 21-13.

Dengan kemenangan 4-1 atas tim Inggris membuat Indonesia sementara berada di urutan kedua grup A dibawah tuan rumah China. Tim piala Thomas Indonesia kembali harus bertanding pada hari ini dan akan bertemu lawan tangguh, China.