Turnamen Internasional
Home > Berita > Turnamen Internasional > [Kilas Balik Piala Sudirman 2005] Runner Up Lagi
21 September 2021
[Kilas Balik Piala Sudirman 2005] Runner Up Lagi
 
 

Prestasi runner up kembali ditorehkan tim piala Sudirman Indonesia pada tahun 2005. Tim negeri tirai bambu, Tiongkok, lagi-lagi menjadi mimpi kelam bagi Indonesia. Indonesia takluk di tangan Tiongkok pada babak puncak dengan skor 0-3. Hasil ini merupakan peningkatan jika dibandingkan dari pelaksanaan pada tahun 2003, di mana saat itu Indonesia harus puas menjadi semifinalis.

Pada tahun 2005, Indonesia sudah diperkuat ganda campuran terbaik masa itu, Nova Widianto/Liliyana Natsir. Dari sektor ganda putra masih ada pasangan Candra Wijaya/Sigit Budiarto. Selain itu masih ada Luluk Hadiyanto/Alvent Yulianto. Taufik Hidayat juga masih dipercaya mengisi kekuatan di tunggal putra bersama Sony Dwi Kuncoro dan Simon Santoso. Di barisan tunggal putri, kekuatan Indonesia diisi oleh Adriyanti Firdasari dan Fransiska Ratnasari Hari Saputra. Jo Novita/Lita Nurlita menjadi kekuatan Indonesia di ganda putri.

Indonesia berada pada Grup 1A bersama dengan Tiongkok, Swedia, dan Hongkong. Hasil putaran penyisihan grup menempatkan Indonesia sebagai runner up dan Tiongkok sebagai juara Grup 1A. Hasil ini diperoleh setelah Indonesia menang 4-1 dari Hongkong dan Swedia serta kalah dari Tiongkok 0-5. Sebagai runner up, Indonesia harus bertemu dengan Denmark yang menjadi juara Grup 1B sementara Tiongkok berhadapan dengan Korea.

Indonesia akhirnya berhasil melenggang ke babak final usai menang tanpa balas 3-0 dari Denmark. Pasangan ganda campuran Nova/Liliyana membuka kemenangan Indonesia atas Jens Eriksen/Kamila Rytter Juhl, 15-4, 15-7. Lalu Taufik Hidayat menyumbangkan angka kedua bagi Indonesia usai menekuk Peter Gade, 15-10, 15-3. Pemain jebolan PB Djarum, Fransiska menjadi penentu kemenangan Indonesia atas Denmark. Kalah 3-11 di game pertema, Fransiska membalikan keadaan dan menang di dua game berikutnya atas Camila Sorensen dengan 11-8, 11-2.

Di babak final, tim merah putih harus mengakui ketangguhan Tiongkok. Nova/Liliyana gagal mengamankan angka pertama. Andalan Indonesia ini harus mengakui ketangguhan Zhang Jun/Gao Ling dengan skor akhir 15-12, 5-15, 8-15. Taufik Hidayat juga tidak berdaya saat menghadapi jagoan Tiongkok, Lin Dan. Taufik kalah straight game, 15-17, 9-15. Fransiska yang kembali diturunkan di sektor tunggal putri juga belum berhasil menyumbangkan angka. Pemain kelahiran Sleman ini kalah 1-11, 7-11 di tangan Zhang Ning. (AR)