Turnamen Nasional
Home > Berita > TURNAMEN INTERNASIONAL > [Korea Open Super Series 2015] Ihsan Kembali Taklukan Zwiebler
16 September 2015
[Korea Open Super Series 2015] Ihsan Kembali Taklukan Zwiebler
 
 

Belum genap dua pekan, atlet bulutangkis asal PB Djarum Ihsan Maulana Mustofa kembali mengalahkan pemain yang berada pada peringkat empat  belas dunia, Marc Zwiebler. Kali ini di kejuaraan bulutangkis Korea Open Super series 2015, Ihsan menghentikan pemain Jerman yang sempat menjadi finalis Djarum Indonesia Open Super Series 2013.

Berbeda saat pertandingan Japan Super Series 2015 lalu, kali ini Ihsan harus kehilangan game pembuka dengan 19-21. Taktik bermain sabar yang  dimainkan Ihsan rupanya berbuah manis. Di dua game yang tersisa Ihsan bisa membalikan keadaan hingga menang dengan, 21-11, 21-12.

Ihsan sendiri mengakui jika kesabaranlah yang membuatnya bisa menang.

Saya main sabar. Intinya saya harus sabar. Sama ngadu di lapangan. Kayanya dia kurang enak dengan bola saya. Jadi dia kurang bisa mempercepat permainan. Jadi dia banyak mengikuti permainan saya. Tapi lumayan susah juga untuk menangani permainannya,” ujar Ihsan seperti yang di lansir website PBSI.

Besok di babak kedua, Ihsan akan bertemu dengan pemain China Tian Houwei, Ihsan belum pernah bertemu dengan pemain China yang ada di peringkat 11 dunia ini.

“Saya belum pernah bertemu dengan pemain China. Jadi kepengen banget untuk melawan pemain China. Tapi ya nggak mikir kepengen menang, cuma pengen ngukur kemampuan. Saya ingin bermain yang terbaik,” lanjutnya.

Rekan Ihsan yang juga merupakan pemain Pelatnas, Jonatan Christie juga ikut melangkah ke babak kedua. Sempat unggul 23-21 dari pemain Korea Selatan Lee Dong Keun, Jonatan harus kalah di game kedua dengan 16-21. Di game penentuan, pemain yang biasa disapa dengan panggilan Jojo ini, kembali menampilkan permainan terbaiknya hingga menang, 21-13.

Pemain senior Tommy Sugiarto juga telah memastikan diri ke babak kedua. Ia tak begitu kesulitan untuk menghabisi pemain Malaysia Zulfadli Zulkifli dengan straight game, 21-14, 21-8.

Hanya Dionysius Hayom Rumbaka yang harus tersingkir di babak pertama kejuaraan berhadiah total US$ 600.000,-. Hayom kalah bersaing dari Wang Zhengming setelah kalah dengan, 16-21, 21-23. (AR)