Turnamen Nasional
Home > Berita > TURNAMEN INTERNASIONAL > [BWF World Junior Championships 2017] WJC Terakhir Gregoria
16 Oktober 2017
[BWF World Junior Championships 2017] WJC Terakhir Gregoria
 
 

Setelah perebutan Piala Suhandinata berlangsung pekan lalu di Blibli.com Yonex-Sunrise BWF World Junior Championships (WJC) 2017. Maka sepanjang pekan ini, mulai tadi pagi (16/10) hingga Minggu (22/10) para peserta dari 64 negara akan memperebutkan lima Piala Eye Level di GOR Amongrogo.

Turnamen junior memang pasti berkesan karena turnamen ini hanya bisa diikuti dalam rentang waktu tertentu. Hanya mereka yang berusia di bawah 19 tahun yang bisa berlaga, ini adalah tahun junior terakhir bagi atlet yang lahir tahun 1999. Salah satu diantaranya adalah Gregoria Mariska Tunjung.

“Target saya tahun ini ingin juara. Kalau beban sendiri tidak ada, karena ini bukan pertama kali main di sini. Dan ini juga merupakan WJC terakhir saya. Jadi saya ingin menutup (junior) dengan bagus,” ungkap Gregoria.

Atlet yang akrab disapa Jorji ini sudah turun di WJC sejak 2014 silam, dimana kala itu ia harus terhenti di babak kedua. Sementara di dua tahun berikutnya, Jorji pun masih belum bisa membawa pulang medali setelah di tahun 2015 ia harus terhenti di babak keempat, sementara di 2016 ia gagal melewati babak lima.

Baca juga: [BWF World Junior Championships 2017] Saat Peserta WJC Membatik

“Tahun ini peluangnya tetap ada. Walaupun ada banyak pemain bagus dari Malaysia, Tiongkok dan lain-lain. Selain itu bagan saya memang agak berat. Tapi saya akan berusaha yang terbaik dulu,” ujar atlet yang lahir 11 Agustus 1999 ini.

Pada laganya hari ini (16/10) di GOR Among Rogo, Yogyakarta, Gregoria baru saja memastikan posisinya di babak tiga. Ia mendapat bye di babak pertama dan mengalahkan Maria Christensen, Norwegia, di babak kedua, dengan 21-6 dan 21-4.

“Hari ini lumayan puas dengan permainan saya. Cuma tadi masih banyak melakukan kesalahan sendiri. Tadi lawannya belum terlalu sulit. Pola lawan tadi masih belum keliatan dan footworknya juga masih lambat banget. Jadi saya tadi lebih buat ngenakin pukulan di lapangan saja. Karena besok akan bertemu lawan yg lebih berat,” kata Gregoria.

Selanjutnya di babak tiga, Gregoria akan berhadapan dengan Hirari Mizui, Jepang. “Pemain Jepang pasti ulet dan nggak gampang mati. Beberapa teman saya sudah ada yang pernah main sama dia, jadi saya bisa nanya dulu dan lihat video pertandingannya,” pungkas Gregoria. (RI)

Baca juga: [Dutch Open Grand Prix 2017] Della/Rizki Rebut Gelar Perdana