Turnamen Internasional
Home > Berita > Turnamen Internasional > [Kilas Balik Piala Sudirman 1993] Indonesia Runner Up
12 September 2021
[Kilas Balik Piala Sudirman 1993] Indonesia Runner Up
 
 

Ambisi tim bulutangkis Indonesia untuk kembali membawa pulang Piala Sudirman pada tahun 1993 belum tercapai. Indonesia harus mengakui kekuatan Korea setelah kalah di babak final dengan skor tipis 2-3.

Sebenarnya, saat itu Indonesia terbilang memiliki pemain yang mumpuni. Sebut saja nama Susy Susanti yang masih tetap berkibar di sektor tunggal putri, lalu ada Hariyanto Arbi, Ardy Bernadus Wiranata yang menjadi andalan di tunggal putra. Di barisan ganda putra, Indonesia punya Rudy Gunawan/Ricky Subagja. Di ganda putri Indonesia diisi oleh Zelin Resiana/Eliza Nathanael dan Lili Tampi/Finarsih. Di ganda campuran, Rosiana Tendean bisa dipasangkan dengan pemain manapun dari ganda putra. Hal yang sama juga bisa dilakukan oleh Eliza Nathanael.

Indonesia tampil meyakinkan pada putaran penyisihan. Bertanding di sub Grup B bersama dengan Denmark dan Inggris, pasukan merah putih tampil sebagai yang terbaik. Indonesia menjadi pemimpin usai memetik kemenangan telak 5-0 dari Inggris. Indonesia hanya sempat dipersulit oleh Denmark pada pertandingan kedua meski akhirnya menang  tipis 3-2.

Di babak semifinal Indonesia menumbangkan salah satu favort juara, Tiongkok. Tiga kemenangan diperoleh dari Susy, Finarsih/Lili Tampi, dan Rudy Gunawan/Ricky Subagja. Susy menang dari musuh bebuyutannya, Ye Zhaoying dengan 11-6, 5-11, dan 11-8. Lalu Finarsih/Lili unggul rubber game atas Lin Yanfen/Yao Fen 10-15, 18-16, 15-1. Keunggulan Indonesia ditentukan oleh ganda putra Rudy Gunawan/Ricky Subagja yang unggul dari Chen Hongyong/Chen Kang dengan 18-13, 15-7.

Di babak Final, Indonesia harus bertemu dengan Korea yang saat itu memiliki kekuatan dahsyat di nomor ganda. Terbukti, Indonesia hanya bisa mendapatkan dua angka kemenangan dari nomor tunggal putra putri. Susy tetap menjadi pemain jangkar yang bisa menyumbangkan angka kemenangan. Susy menang 11-6, 11-6 atas Bang Soo Hyun. Ardy juga tuntas menyelesaikan tugas usai membekuk Kim Hak Kyun 15-11, 15-7.

Korea benar-benar mencuri angka dari nomor ganda. Kemenangan Korea dimulai dari ganda campuran melalui Park Jo Bong/Gil Young Ah. Park/Gil menang dari Aryono Miranat/Eliza Nathanael dengan 15-2, 15-7. Lalu Chung So Young/Gil Young Ah yang menang dari Finarsih/Lili Tampi 6-15, 17-15, 15-11. Satu kemenangan lainnya bagi Korea diraih dari ganda putra melalui Park Joo Bong/Kim Moon Soo yang menang dari Rudy Gunawan/Ricky Subagja 15-10, 15-6. Indonesia memang kurang beruntung. Indonesia kalah 2-3.