Turnamen Internasional
Home > Berita > Turnamen Internasional > [Kilas Balik 2016] Kevin Sanjaya Sukamuljo Sang Penerus Ganda Putra
26 Desember 2016
[Kilas Balik 2016] Kevin Sanjaya Sukamuljo Sang Penerus Ganda Putra
 
 

Banyak yang telah memperkirakan jika Kevin Sanjaya Sukamuljo bakal pemain menjadi penerus di ganda putra. Tanda-tanda itu telah terlihat saat pemain kelahiran Banyuwangi ini  bermain dari kelas junior. Pukulan ajaibnya sering kali membuat lawan hanya terpaku tanpa bisa menyentuh bola. Tak salah jika ia di juluki sebagai titisan Sigit Budiarto, pemain yang juga memiliki pukulan aneh.

Beberapa kali Kevin di coba dengan pasangan yang berbeda. Semasa junior ia di pasangkan dengan rekan satu klubnya Arya Maulana. Kemudian setelah itu ia ditemani oleh Selvanus Geh.  Kejayaan Kevin tercipta saat ia dipasangkan bersama dengan Marcus Fernaldi Gideon.

Kevin dan Marcus mengawali tahun 2016 ini dengan menyabet gelar di kejuaraan Malaysia Masters 2016. Jago tua malaysia Koo Kien Keat/Tan Boon Heong dibuat malu di hadapan publiknya sendiri pada babak final yang berlangsung rubber game. Di kejuaraan ini Kevin juga membabat andalan Korea Ko Sung Hyun/Shin Baek Cheol dan juga ganda Jepang Takeshi Kamura/Keigo Sonoda.

Di kejuaraan New Zaeland Open 2016 langkahnya terhenti di babak semifinal. Adalah pasangan Korea Selatan Ko Sung Hyun/Shin Baek Cheol yang bisa membalas kekalahan.

Prestasi Kevin mulai menanjak. Dari kejuaraan level Grand Prix, ia mulai bisa merebut gelar di kelas Super Series. India Super Series 2016 menjadi gelar juara pertama bagi Kevin dan Marcus di kelas Super Series. Ganda China Chai Biao/Hong Wei dan  Goh V Shem/Tan Wee Kiong adalah beberapa pasangan yang dikalahkan. Di babak puncak, giliran rekannya sendiri Angga Pratama/Ricky Karanda Suwardi yang dihentikan.

Di Australia, Kevin kembali berjaya bersama Marcus. Sempat kalah dari ganda nomor satu Zhang Nan/Fu Haifeng di kejuaraan Singapore Open Super Series 2016, Kevin bisa membalas di Australia. Ganda China lainnya Liu Cheng/Zheng Siwei juga ditaklukan di babak semifinal. Lagi-lagi di partai puncak Kevin dan Marcus harus bertemu rekannya sendiri Angga/Ricky dan kembali bisa dikalahkan.

Dari dalam negeri,  gelar juara juga bisa di raih. Di kejuaraan Indonesia Masters 2016. Kevin menjadi kampiun bersama Wahyu Nayaka disaat pasangannya Marcus sedang cedera. Dua ganda putra China, Dua ganda rekannya sendiri dan satu ganda dari Malaysia bisa di tekuk untuk merebut gelar di kejuaraan yang menyediakan hadiah total USD 120.000,-

Setelah beberapa kejuaraan di level Grand Prix Gold dan Super Series bisa diraih, Kevin pun melesat di kejuaraan level Super Series Premier. Prestasi spektakulernya diraih di negeri yang menjadi barometer bulutangkis dunia, yakni China. Kevin dan Marcus mampu menjadi yang terbaik diantara ganda putra dunia. Di babak final, andalan Denmark Mathias Boe/Carsten Mogensen dihentikan hanya dalam dua game saja.

Dengan berbagai gelar juara yang sudah berada di genggamannya, tak salah jika kemudian Kevin Sanjaya Sukamuljo layak di sebut sebagai generasi penerus ganda putra.  (AR)