Turnamen Internasional
Home > Berita > Turnamen Internasional > [Pembangunan Jaya Cup 2014] Ajang Unjuk Gigi Atlet Muda
16 Oktober 2014
[Pembangunan Jaya Cup 2014] Ajang Unjuk Gigi Atlet Muda
 
 

Turnamen beregu campuran Pembangunan Jaya Cup kembali digelar. Untuk keempat kalinya kejuaraan beregu atlet U19 ini kembali digelar. Kali ini turnamen ini pun menawarkan hadiah total Rp 425 juta. Turnamen ini pun diikuti delapan klub terkuat tanah air termasuk PB Djarum yang tergabung di Grup A bersama dengan Jaya Raya, Candra Wijaya, dan Semen Gresik. Sementara di Grup B dihuni oleh PB Mutiara Cardinal, Pelita Bakrie, PB Exist dan PB Jaya Raya Suryanaga.

Sejak diadakan untuk pertama kali pada tahun 2011, kejuaraan ini mendapat sambutan luar biasa dari klub-klub terbaik di Tanah Air. Tidak seperti pada pertandingan kejuaraan perseorangan, pada ajang ini para atlet harus bertanding secara beregu, sehingga mereka menanggung tekanan mental yang lebih besar saat membela klubnya masing-masing. Jika seorang pemain kalah, akan berdampak pada peolehan poin secara keseluruhan tim.

“Memang agak berbeda, karena kan kita seperti berfikir harus menang demi menyumbang angka untuk tim,” ujar Mychelle Christine Bandaso yang baru kali ini bermain di turnamen ini.

Di penyelenggaraan hari pertama yang berlangsung kemarin (15/10), seluruh klub bermain dua kali. Di sesi pagi yang digelar pukul 09.00 WIB dan sesi kedua digelar pukul 16.00 WIB. PB Djarum pun berhasil mengumpulkan dua kemenangan, usai menggulung Semen Gresik di sesi pagi dengan 4-1, di sesi kedua pun PB Djarum sukses meraih kemenangan dengan 4-1 atas Candra Wijaya.

Kejuaraan beregu ini pun membuat delapan klub papan atas ini pun membawa putra-putri terbaiknya. PB Djarum diperkuat oleh Mychelle Christine Bandaso, Tedi Supriadi, Angger Sudrajat, Jeka Wiratama, Serena Kani, Marsheilla Gischa Islami, Rahmadhani Hastiyanti Putri, Moch Revindra Rayhaldi, Ramdhani M Zulkifli, Devi Yunita Indah Sari, dan Marsa Indah Salsabila.

Demikian dengan PB Jaya Raya yang mengandalkan peraih runner up Indonesian Masters Open Grand Prix 2014, Ruselly Hartawan. (IR)