
Tak banyak atlet bulutangkis dunia yang mengikuti kejuaraan bulutangkis Korea Open Grand Prix Gold 2012 yang berlangsung 4-9 Desember mendatang. Meski panitia penyelenggara menyediakan hadiah total sebesar US$ 120.000,-, pemain terbaik tunggal putra yang mengikuti turnamen ini akan datang dari negeri Jiran Malaysia. Mohamad Arif Abdul Latif menjadi pemain dengan peringkat tertinggi yang mengikuti turnamen ini. Berbekal peringkat tiga puluh enam dunia, pemain kelahiran Malaysia, 23 tahun silam ini hadir sebagai unggulan pertama. Pemain Sri lanka Niluka Karunaratne berada di bawahya. Pemain berperingkat tiga puluh delapan ini menempati unggulan ke dua.
.jpg)
Indonesia hanya menyertakan dua pemain tunggal putranya pada kejuaraan yang di selenggarakan di Jeonnam, Korea Selatan. Dua pemain yang di kirim merupakan pemain lapis kedua Indonesia. Riyanto Subagja bersama dengan Wisnu Yuli Prasetyo akan bersaing ketat dengan para pebulutangkis dari manca negara lainnya. Kedua tunggal putra Indonesia tidak berada pada jalur yang sama. Riyanto Subagja berada di paruh undian atas sementara Wisnu Yuli Prasetyo ada di paruh undian bawah.
Riyanto Subagja berada di tengah kepungan pemain-pemain Korea Selatan. Setidaknya untuk bertemu dengan unggulan ke delapan Iskandar Zulkarnain Zainuddin asal Malaysia, ia harus bisa melewati pemain-pemain Korea Selatan di babak pertama atau kedua. Memulai pertandingan di babak pertama, Riyanto yang kini berada pada urutan 143 dunia, akan bertemu atlet tuan rumah Korea Selatan, Kim Kyung Tae. Dalam catatan yang di miliki oleh badan bulutangkis dunia, kedua pemain ini belum pernah bertemu sekalipun. Catatan yang adapun menyiratkan peluang Riyanto melewati hadangan pertama terbuka lebar. Lawan Riyanto di babak pertama berada jauh secara peringkat dunia. Pemain Korea Selatan hanya memiliki peringkat di luar lima ratus besar dunia.
Kedua calon lawan di babak kedua pun belum pernah di hadapi Riyanto. Hanya saja jika peringkat dunia yang di jadikan acuan, maka Riyanto masih bisa berbicara di babak ketiga. Baik Jin Ji Hoon dari Korea Selatan maupun Tzu Wei Wang dari China Taipei secara peringkat masih berada di bawah Riyanto. Jika Riyanto berjalan sesuai dengan perkiraan, maka di babak ketiga ia akan bertemu pemain unggulan dari Malaysia Iskandar Zulkarnain Zainuddin.
Wisnu Yuli Prasetyo pun dikepung oleh para tunggal putra Korea Selatan. Berada di pool bawah, Wisnu yang performanya tengah menanjak akan menghadapi Joo Myung Gyun dari Korea Selatan di babak pertama. Joo Myung Gyun yang ada di urutan enam ratus lima belas dunia belum pernah di hadapi oleh Wisnu yang kini menjadi pemain yang telah masuk dalam daftar seratus besar dunia. Semestinya Wisnu mampu melalui tunggal putra Korea Selatan ini. Babak kedua rasanya akan lebih mudah bagi Wisnu, karena dua calon lawan yang berasal dari Korea Selatan belum memilik peringkat dunia. Lawan kuat bagi Wisnu ada di babak ketiga. Unggulan kedua Niluka Karunaratne dari Sri lanka akan menjadi pesaing kuat bagi Wisnu yang baru-baru ini menjadi juara pada turnamen Malaysia International Challenge 2012. (AR)