Turnamen Nasional
Home > Berita > TURNAMEN INTERNASIONAL > [Piala Sudirman 2015] Indonesia Hadapi Denmark
13 Mei 2015
[Piala Sudirman 2015] Indonesia Hadapi Denmark
 
 

Indonesia kini tengah bersiap untuk menjalani laga kedua pada perebutan piala Sudirman 2015. Pada pertandingan kedua hari ini (13/5), Indonesia akan menghadapi tim kuat dari daratan Eropa yakni Denmark. Indonesia mendapat keuntungan saat menghadapi Denmark pada pukul 13.00 waktu Dongguan, China.

Negeri Skandinavia ini tak membawa kekuatan intinya. Tak ada nama pasangan ganda putra putri terkuat Denmark. Tak ada pula ganda campuran nomor satu Denmark yang selalu menjadi momok menakutkan bagi ganda campuran Indonesia.

Indonesia pun menurunkan susunan baru untuk menghadapi tim Denmark. Jika sebelumnya Jonatan Cristie turun mewakili tunggal putra, kini kesempatan diberikan kepada Firman Abdul Khalik. Pemain kidal ini akan bertemu pemain terbaik Denmark Jan O Jorgensen.

Di tunggal putri, posisi Lindaweni Fanetri diganti oleh Bellaetrix Manuputy. Bellaetrix yang kini menempati peringkat 52 dunia, akan bertemu dengan Line Kjaersfedt. Secara head to Head belum terlihat pertemuan antar kedua pemain ini. Hanya saja secara peringkat, pemain Denmark masih lebih baik dari Bellaetrix. Di ganda campuran pun Indonesia akan menurunkan pasangan asal PB Djarum Praven Jordan/Debby Susanto  untuk menghadapi Mads Pieler Kolding/Sara Thygesen.

Hanya di ganda putra putri, formasi tetap di pertahankan. Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan di harapkan akan menjadi pendorak kekuatan tim Denmark. Di ganda putri, Indonesia bertumpu pada pemegang medali emas Asian Games, Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari. Ahsan/Hendra akan melawan Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen sementara itu lawan Greysia/Nitya adalah Maiken Fruergaard/Maria Heisbol.

Menurut Chef de Mission tim Indonesia, Achmad Budiarto, Perubahan susunan tim piala Sudirman Indonesia memang sudah dirundingkan antara pelatih dan tim offisial.

Memang ada perubahan di tiga nomor, karena setelah dirundingkan dengan tim pelatih dan ofisial, mereka lah yang paling siap dan sesuai untuk menghadapi Denmark. Tapi terjadi perubahan ini bukan karena pemain yang kemarin bermain buruk. Firman kami pilih agar dia juga bisa belajar dan mendapat pengalaman bermain di kejuaraan beregu seperti ini,” ujarnya kepada badmintonindonesia.org.

Rexy Mainakyi selaku manajer tim piala Sudirman Indonesia tetap optimis dengan susunan tim Indonesia. “Kami sudah menganalisa pemain-pemain Denmark. Denmark unggul di tunggal putra dan ganda putra. Tunggal putri juga jangan sampai lengah,” pungkasnya.  “Skor terjelek kita semestinya bisa menang 3-2. Tapi kalau tunggal putri bisa diatasi skor 4-1 bisa mungkin,” lanjutnya.

Indonesia kini tengah berburu kemenangan untuk menjadi juara grub 1 C. Jika mampu menjadi juara Grup 1 C maka kemungkinan bertemu negara kuat pada babak play off akan terhindari. (AR)