
Laga perang saudara di nomor ganda campuran yang mempertemukan dua wakil Tiongkok, Zhang Nan/Zhao Yunlei yang menantang Xu Chen/Ma Jin, akhirnya berhasil dimenangnkan oleh Xu/Ma. Mereka berjumpa di partai puncak BCA Indonesia Open Superseries Premier 2015 pada Minggu (7/6) siang. Ini menjadi pertemuan ke 22 mereka, dimana di 19 laga sebelumnya kemenangan berhasil dimenangkan oleh duet Zhang/Zhao.
Disaksikan dengan ribuan penonton yang memadati Istora, Xu/Ma berhasil menekan pertahanan Zhang/Zhao dan akhirnya memetik kemenangan ketiga mereka atas penghuni rangking satu dunia itu. Xu/Ma berhasil menang dengan 21-17 dan 21-16.
“Kami sering kalah dari Zhang/Zhao, sekarang kami bisa menang, ini adalah sebuah kemajuan untuk kami,” ujar Xu usai laga.
Supporter Istora yang terkenal sebagai suporter paling “berisik” ini pun tetap memberikan dukungan kepada duel sesama wakil Tiongkok ini. Hal ini pun diapresiasi oleh Ma Jin.
“Kami berterima kasih kepada supporter di Istora yang hari ini memberikan dukungan kepada kami. Semoga kedepannya kami bisa tampil lebih baik lagi,” tutur Ma.
Sementara itu di nomor tunggal putri Ratchanok Inthanon keluar sebagai juara usai menghentikan kejutan dari Yu Hashimoto dari Jepang. Wakil Thailand yang juga juara dunia 2013 itu menang dengan 21-11 dan 21-10. Sedangkan di sektor tunggal putra, wakil Denmark, Jan O Jorgensen gagal mempertahankan gelarnya. Ia dipaksa mengakui keunggulan Kento Momota dari Jepang dengan 21-16, 19-21 dan 7-21.
