
Laga perorangan Kejuaraan Dunia Junior (WJC) yang kini tengah berlangusng di Lima, Peru sepertinya menjadi salah satu tantangan besar bagi atlet muda tanah air. Hanya tiga wakil merah putih yang bisa melangkah sampai babak perempat final yang akan digelar Jumat (13/11) waktu setempat.
Di laga 16 besar yang berlangsung Kamis (12/11), Gregoria Mariska harus kalah tipis dari wakil Tiongkok. Unggulan enam ini dipaksa menyerah oleh Gao Fangjie dengan 22-24 dan 24-26. Di sektor ganda putra, Yahya Adi Kumara/Yantoni Edy Saputra gagal mengatasi wakil Thailand, Mek Narongrit/Krit Tantianankul. Mereka gagal mengulang kesuksesan sebelumnya di Malaysia, dimana Yahya/Yantoni kala itu berhasil mengatasi Mek/Krit, tetapi kali ini mereka dipaksa mengakui keunggulan Mek/Krit dengan 21-16, 19-21 dan 18-21.
Kekalahan pun ditelan wakil Indonesia di nomor ganda putri. Jauza Fadhila Sugiarto/Apriani Rahayu harus terhenti di 16 besar usai kalah 16-21 dan 19-21 atas Ng Tsz Yau/Yeung Nga Ting dari Hong Kong. Di ganda campuran, Andika Ramadiansyah/Marsheilla Gischa Islami pun terhenti di babak 16 besar. Unggulan ke sembilan ini dipaksa menyerah 8-21 dan 15-21 atas Ben Lane/Jessica Pugh, unggulan tiga asal Inggris.
Namun empat kekalahan ini berhasil dibayar oleh tiga kemenangan lainnya. Marsheilla Gischa Islami/Rahmadhani Hastiyanti Putri berhasil melangkah ke perempat final usai menang tiga game atas Emma Karlsson/Johanna Magnusson dari Swedia. Unggulan lima ini dipaksa bermain rubber game 18-21, 21-18 dan 21-7.
Langkah Gishca/Putri berhasil disusul unggulan teratas di sektor tunggal putra, Firman Abdul Kholik. Berjumpa dengan Seng Zoe Yeoh dari Malaysia, Firman sukses menang dalam dua game langsung 21-14 dan 21-17. Apriani yang sudah terhenti di nomor ganda putri, seakan tak mau lagi kehilangan kesempatan di ganda campuran. Berpasangan dengan Fachriza Abimanyu, Apriani sukses melangkah ke perempat final ganda campuran dengan 21-16 dan 25-23 atas wakil Tiongkok, Dong Weijie/Zhou Chaomin.
