Turnamen Nasional
Home > Berita > TURNAMEN INTERNASIONAL > [Hongkong Open Super Series 2015] Ganda Campuran Lengkap Ke Babak Kedua
19 November 2015
[Hongkong Open Super Series 2015] Ganda Campuran Lengkap Ke Babak Kedua
 
 

Sebanyak tiga ganda campuran Indonesia yang bertanding di kejuaraan bulutangkis Hongkong Open Super Series 2015 berhasil melewati hadangan pertama. Ketiganya berhasil mengatasi lawan perdana di babak pertama kemarin (18/11).

Kabar kemenangan pertama di buat oleh pasangan Praveen Jordan/Debby Susanto. Pasangan yang menduduki unggulan ke-8 ini menang dari ganda Hongkong Or Chin Chung/Chan Kaka Tsz Ka dengan straight game, 21-12, 21-15.

Pasangan Edi Subaktiar/Gloria Emanuelle Widjaja juga memberikan kabar kemenangan.  Bertanding menghadapai Tseng Min Hao/Huang Mei Ching, pasangan Indonesia juga bisa memetik kemenangan dua game 21-13, 21-11.

Alhamdulillah diberi kelancaran sama Tuhan hari ini. Kendalanya nggak lebih berat dari melawan diri sendiri,” ujar Edi singkat badmintonindonesia.org.

Tak mau kalah, pasangan Ronald Alexander/Melati Daeva Oktaviani juga ikut melangkah ke babak kedua. Juara Chinese Taipei Grand Prix 2015 ini unggul dua game 21-16, 22-20 atas ganda Korea Selatan Lee Yong Dae/Lee So Hee.

Lawan-lawan berat akan ditemui para pasangan ganda campuran Indonesia hari ini (19/11). Edi/Gloria misalnya. Pasangan yang sama-sama pernah menjadi juara BWF Junior Championsips ini akan bertemu dengan pasangan China Xu Chen/Ma Jin yang menjadi yang menjadi unggulan ke-4. Edi/Gloria sempat kalah pada pertemuan perdana mereka pada kejuaraan French Open Super Series 2015. “Let’s play Xu/Ma,” pungkas Edi mengomentari lawanya di babak kedua.

Tak kalah beratnya, pasangan Ronald Aleander/Melati Daeva Oktaviani akan berhadapan dengan unggulan ke-7 Ko Sung Hyun/Kim Ha Na. Kekalahan pada pertemuan pertama juga dialami Ronald/Melati atas ganda Korea Selatan berperingkat 6 dunia. Mereka menyerah straight game pada kejuaraan Thailand Open Grand Prix Gold 2015 lalu.

Pasangan Hongkong Lee Chun Hei Reginald/Chau Hoi Wah yang biasa menjadi kuda hitam akan menjadi lawan bagi Praveen/Debby. Rekor pertemuan Praveen/Debby dengan ganda Hongkong berperingkat 10 dunia ini memang tidak terlalu baik. Dari enam kali pertemuan, pasangan Indonesia hanya bisa menang dua kali. Empat kemenangan lainnya direbut lawan termasuk pada pertandingan terakhir di kejuaraan Australia Open Super Series 2015 lalu. (AR)