
Tang Yuanting turun di partai final BCA Indonesia Open Superseries Premier 2016. Pebulutangkis Tiongkok ini melaju ke final bersama Yu Yang, sayang di partai puncak yang digelar Minggu (5/6) siang, Yu/Tang gagal mengatasi ganda Jepang, Misaki Matsutomo/Ayaka Takahashi dengan 15-21, 21-9 dan 15-21.
“Di game kedua kami sudah bermain baik, tetapi di game ketiga kami lagi-lagi tidak bisa lepas dari tekanan dan akhirnya kalah. Mereka main bagus hari ini,” ujar Tang saat ditemui awak media.
Namun selain prestasi di lapangan, atlet berusia 21 tahun ini cukup nyentrik. Gaya rambutnya tak sama seperti atlet lain. Bisa dibilang, hanya dia yang memiliki gaya rambut seperti ini. Rambut pendek dan hanya menyisakan rambut panjang dibagian belakang dan selalu ia kepang saat berada di lapang.
“Saya baru potong rambut tahun lalu. Kepangan ini? Oh ini hanya untuk keberuntungan saja,” ujarnya sambil tertawa.
Saat ditanya siapa yang menginspirasi gaya rambutnya, Tang berujar bahwa ia tak terinpsirasi siapa-siapa. “Saya tidak terinpsirasi dari siapa-siapa, hanya memang untuk keberuntungan saya saja. Saya juga tidak tahu akan mempertahankan gaya rambut ini sampai kapan,” lanjutnya.
Tang pun menuturkan bahwa dirinya sangat beruntung bisa berpasangan dengan seniornya, Yu yang kini sudah berusia 30 tahun dengan gelar lengkap. Ia mengaku mendapat banyak pengalaman berharga setelah bermain bersama. “Saya senang berpasangan dengan Yu Yang, dia banyak membantu saya dan mengajari saya di lapangan, tidak ada tekanan. Justru saya bangga,” pungkasnya. (RI)
