
Pemain tunggal putra senior, Sony Dwi Kuncoro menjadi satu-satunya wakil tunggal putra Indonesia di babak perempat final. Sony yang di daulat menjadi unggulan ke-2 masih memiliki taji dan bisa terus melaju di kejuaraan bulutangkis Thailand Open Grand Prix Gold 2016. Sony menjadi wakil terakhir di nomor tunggal putra setelah pemain muda Panji Ahmad Maulana tak mampu menembus babak perempatfinal.
Sony sempat di persulit oleh pemain tuan rumah Thailand, Pannawit Thongnuam di babak kedua kemarin (6/10). Di game pertama, Sony harus sampai beradu setting sebelum akhirnya menang tipis dengan 24-22. Di game kedua Sony terlihat sudah bisa menguasai keadaan. Dengan leluasa ia bisa melepaskan senjatanya untuk mengambil kemenangan di game kedua dengan 21-13.
Hari ini (7/10), Sony harus kembali bertanding untuk menjalani babak delapan besar. Hsueh Hsuan Yi, pemain tunggal putra asal China Taipei akan menjadi lawan Sony. Sony yang kini berada di peringkat 32 dunia memiliki modal kemenangan di pertemuan sebelumnya pada kejuaraan Chinese Taipei Grand Prix 2015.
Di ganda putri, Indonesia juga tinggal menyisakan pasangan Keshya Nurvita Hanadia/Devi Tika Permatasari. Unggulan ke-6 asal Indonesia ini di babak kedua unggul atas pasangan China Taipei Chen Hsiao Huan/Huang Mei Ching dengan 21-12, 20-22, 21-17. (AR)
