Turnamen Nasional
Home > Berita > TURNAMEN INTERNASIONAL > [Yonex Sunrise India Open 2024] Tanpa Ahsan/Hendra
15 Januari 2024
[Yonex Sunrise India Open 2024] Tanpa Ahsan/Hendra
 
 

Sejumlah pemain bulutangkis Indonesia akan ambil bagian dalam kejuaraan Yonex Sunrise India Open 2024 yang berlangsung di New Delhi, India. Total sembilan wakil Indonesia akan berpartisipasi pada kejuaraan yang akan digelar pada tanggal 16-21 Januari 2024. Tidak nampak nama pasangan ganda putra Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan pada kejuaraan dengan level BWF World Tour Super 750. Pasangan yang mendapat julukan “The Daddies” ini mundur karena Ahsan menderita cedera pinggang saat mengikuti kejuaraan Petronas Malaysia Open 2024. Indonesia juga tidak mengirim satupun pasangan ganda putri pada kejuaraan yang menyediakan hadiah total US$850.000.

Sembilan wakil dari merah putih yang akan ambil bagian pada kejuaraan ini terdiri atas dua wakil dari sektor tunggal putra, satu dari tunggal putri, tiga dari ganda putra, serta tiga dari ganda campuran.

Anthony Sinisuka Ginting dan Jonatan Christie akan menjadi harapan Indonesia di tunggal putra. Mereka akan bersaing ketat dengan pemain-pemain dunia lainnya seperti Viktor Axelsen, Kodai Naraoka, Shi Yu Qi, Kunlavut Vitidsarn, dan pemain papan atas dunia lainnya. Berdeda dengan sektor tunggal putri yang hanya diwakili oleh Gregoria Mariska Tunjung. Pada papan undian tempat Gregoria berada, bercokol unggulan pertama dari Korea, An Se Young.

Mundurnya pasangan Ahsan/Hendra membuat kekuatan ganda putra Indonesia berkurang. Harapan merah putih kini bertumpu pada tiga pasang yang dibawa ke India. Mereka adalah Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardanto, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, serta Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri.

Pasangan ganda campuran Indonesia yang pada pekan lalu mengikuti kejuaraan di Malaysia, semuanya terbang ke India. Tumpuan Indonesia masih pada pasangan Dejan Ferdinansyah/Gloria Emanuelle Widjaja, Rehan Naufal Kusharjanto/Lisa Au Kusumawati, dan Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari.

Penyelesaian akhir rupanya menjadi sorotan penting bagi Riony Mainaki selaku Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI. Hal inilah yang ia sampaikan kepada tim Humas dan Media PP PBSI.

"Jadi untuk anak-anak dilihat dari semua sektor pada intinya mereka penampilan awalnya sudah baik. Tinggal di penyelesaian akhir, poin-poin kritis, poin mepet fokusnya harus ditingkatkan lagi," pungkasnya.