Turnamen Nasional
Home > Berita > TURNAMEN INTERNASIONAL > [Perodua Malaysia Masters 2026] Ginting Akui Keunggulan Christo Popov
22 Mei 2026
[Perodua Malaysia Masters 2026] Ginting Akui Keunggulan Christo Popov
 
 

Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting, harus mengakui keunggulan wakil Prancis, Christo Popov, pada babak 16 besar Perodua Malaysia Masters 2026, Kamis (21/5).

Ginting takluk dua gim langsung dengan skor 17-21, 14-21 dalam pertandingan yang berlangsung ketat sejak awal laga. Meski kalah, Ginting bersyukur dapat menyelesaikan pertandingan tanpa mengalami cedera.

Bersyukur bisa menyelesaikan pertandingan tanpa cedera. Match yang cukup sulit buat saya pribadi. Di game pertama saya sudah mencoba dan poinnya juga tidak terlalu jauh, namun setelah interval saya kurang bisa disiplin menjaga cara main dan bola-bola dari lawan,” ujar Ginting usai pertandingan.

Pada gim kedua, peraih medali perunggu Olimpiade Tokyo itu sempat mencoba mengubah strategi permainan untuk mengejar ketertinggalan. Namun, Christo dinilai mampu mengantisipasi perubahan permainan dengan sangat baik.

Di game kedua saya tertinggal saat interval, saya mencoba untuk memperkecil ketertinggalan dan mencoba menjalankan strategi lain. Namun Christo sendiri mengantisipasi dengan baik,” katanya.

Ginting juga memuji kualitas permainan Christo yang dinilai semakin matang dibandingkan pertemuan-pertemuan sebelumnya. Menurutnya, pemain asal Prancis tersebut memiliki karakter permainan yang ulet dan disiplin sehingga sulit ditembus.

Christo salah satu pemain yang ulet dan safe, tidak mudah untuk dapat satu poin dari beliau, jadi harus siap cape juga. Strategi kali ini memang harus siap cape, namun saat mengadu strategi tadi kurang pas dan kurang bisa mengantisipasi dengan baik,” ungkap Ginting.

Ia menambahkan bahwa perkembangan permainan Christo terlihat sangat signifikan, baik dari sisi kualitas maupun kemampuan membaca situasi di lapangan.

Perjalanan Popov dari pertemuan sebelumnya makin baik dan dia makin matang juga mainnya. Sekarang dari ranking dan kualitas mainnya dia memang pemain yang bagus juga. Secara keseluruhan permainan tidak ada yang berubah banyak, namun dia bisa merubah strategi di lapangan dengan cepat dan mengantisipasi dengan cepat,” jelasnya.

Usai tersingkir dari turnamen, Ginting menegaskan akan melakukan evaluasi untuk memperbaiki pola permainan menghadapi turnamen berikutnya.

“Evaluasi ke depannya lebih ke pola main aja, karena di setiap pertandingan akan beda-beda keadaannya,” tutup Ginting. (AH)