
Dengan dalih beradaptasi terhadap cuaca yang masih terasa menggigit di Inggris, tim bulutangkis Indonesia yang akan bertanding pada kejuaraan All England 2026 berangkat lebih awal. Tercatat pasukan merah putih bertolak dari Indonesia menuju negeri empat musim pada malam ini (24/2).
Cuaca Inggris memang tengah memasuki peralihan dari musim dingin ke musim semi. Tak heran jika sisa udara dingin masih sangat terasa, apalagi bagi pemain Indonesia yang biasa berada di iklim tropis.
Antonius Budi Irianto selaku pelatih kepala ganda putra menilai keputusan berangkat lebih awal terasa tepat. Perbedaan waktu dan cuaca paling tidak bisa teratasi lebih cepat.
“Menurut saya sangat bagus kita bisa berangkat lebih awal. Pengaruhnya cukup besar untuk anak-anak,” ujatnya dikutip dari tim Humas dan Media PP PBSI.
“Dengan begini, saat bertanding nanti kendala seperti jetlag atau perubahan cuaca yang ekstrem bisa teratasi. Di sana kan cuacanya dingin sementara di Jakarta panas, ada waktu penyesuaian lah,” lanjut Antonius.
Antonius mengaku sudah menyiapkan program selama anak didiknya tiba di Inggris. Pengenalan akan cuaca menjadi salah satu yang akan digarap olehnya, disamping simulasi game.
“Undian kan sudah keluar jadi nanti sambil menjalankan program aklimatisasi, menu latihannya sudah masuk ke pra-kompetisi yang banyak game,” pungkasnya. (AR)
