Pebulutangkis muda besutan PB Djarum, Moh Zaki Ubaidillah menjadi salah satu punggawa yang diturunkan dalam Piala Thomas 2026. Ubed, sapaan akrabnya, merupakan pemain urutan ketiga di tunggal putra bersama Jonatan Christie sebagai peringkat teratas, Alwi Farhan di peringkat kedua dan peringkat empat, Anthony Sinisuka Ginting.
Buat Ubed, ini merupakan pengalam pertamanya turun pada turnamen beregu putra paling prestisius di bulutangkis. Walau sudah pernah mencicipi Piala Sudirman dan beregu di SEA Games, ia merasa Piala Thomas tetap mempunyai magis berbeda.
"Pastinya saya merasa berbeda kondisinya dengan Piala Sudirman atau SEA Games. Bagi saya Piala Thomas lebih bergengsi. Saya tidak menyangka bisa masuk ke dalam tim ini," ujar Ubed.
"Saya ingin memberi yang terbaik buat tim Indonesia juga. Tidak sabar juga pengen debut di sana," lanjutnya.
Saat ini Ubed terus mengejar persiapan terbaik jelang laga pertama pada 24 April mendatang. Rangkaian latihan dan penyesuaian juga sudah ia lakukan bersama timnya.
"Alhamdulillah sudah cukup baik penyesuaiannya. Sudah berjalan dua hari, sudah bisa mengatasi kondisi di sini lah. Ke depannya berharap bisa lebih baik lagi di latihannya, sama persiapannya," ungkap Ubed.
Ubed menambahkan, turun bersama pemain yang lebih senior membuatnya sangat terbantu di lapangan. Ia mengaku banyak berdiskusi dengan Jonatan, Anthony dan Alwi, soal bagaimana tampil maksimal di lapangan.
"Di tim ini dengan adanya senior pasti saya sangat terbantu. Tapi juga ada yang tidak berbeda jauh usianya jadi bisa lebih nyambung. Saya senang sih bisa barengan mereka," kata Ubed.
"Tim tunggal putra sendiri secara kekompakan sangat baik. Dari di Pelatnas kemarin sudah sempat latihan bareng semuanya termasuk dengan koh Jojo. Semoga kami bisa lebih solid ke depannya," pungkas Ubed. (NFA)
