
Habis sudah perjalanan ganda campuran Indonesia yang tengah berjuang pada kejuaraan bulutangkis Victor Denmark Open 2026. Dua pasang ganda campuran Indonesia yang dikirim ke kekuaraan dengan level BWF World Tour Super 750 semuanya kandas di babak pertama. Kemarin (13/10) pasangan Dejan Ferdinansyah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu terhenti di babak pertama. Hari ini (14/10) giliran pasangan Amry Syahnawi/Nia Violina Marwah yang kandas di babak pertama.
“Kami merasa hari ini sudah bermain bagus, dari awal gim pertama sampai akhir tapi kami kurang bisa kontrol diri di poin-poin kritis. Kami panik, terburu-buru dan akhirnya bumerang. Tekanan berbalik di gim kedua dan kami tidak bisa keluar dari situasi itu. Ini menjadi pelajaran yang sangat berharga untuk kami,” ungkap Amri dikutip daritim Humas dan Media PP PBSI.
“Di akhir gim pertama mereka sudah tahu, sudah membaca kalau kami akan memaksa memperlambat dan mengolah permainan ketika mereka berhasil menurunkan bola. Mereka terus spekulasi dengan maju ke depan dan kami tidak tenang menghadapi itu. Kami tidak mau melawan diri sendiri, terus memaksa main seperti itu, akibatnya ya tertekan sampai akhir,” ujar Nita.
Semakin menjauh rekor pertemuan antara Amri/Nita dengan ganda China berperingkat enam dunia. Dari enam kali pertemuan yang sudah terjadi, Amri/Nita baru memenangkan dua pertandingan berbanding empat kali kekalahan. Amti/Nita menang pada kejuaraan Toyota Thailand Open 2025 dan Suwon Victor Korea Open 2025. (AR)
