Turnamen Nasional
Home > Berita > TURNAMEN INTERNASIONAL > [Polytron Kudus Indonesia Masters 2026] Revans Sempurna, Richie Tembus Final
24 Oktober 2026
[Polytron Kudus Indonesia Masters 2026] Revans Sempurna, Richie Tembus Final
 
 

Tunggal putra andalan tuan rumah, Richie Duta Richardo, sukses mengamankan tiket ke babak final turnamen Polytron Kudus Indonesia Masters 2026. Bermain di hadapan publik sendiri, Richie berhasil menumbangkan unggulan ketiga asal China, Zhu Xuan Chen, lewat pertarungan sengit rubber game dengan skor 21-16, 13-21, 21-16.

Laga babak semifinal yang berlangsung di Djarum Arena Kaliputu, Kudus, Jawa Tengah, pada Sabtu (24/10) ini terasa sangat emosional bagi Richie. Pasalnya, kemenangan ini bukan hanya mengantarkannya ke partai puncak, melainkan juga menjadi ajang balas dendam yang manis atas lawannya tersebut.

"Bersyukur bisa menjalani pertandingan hari ini dengan baik tanpa adanya cedera atau apapun yang tidak diinginkan. Terlebih, bisa diberikan kemenangan dan membalas kekalahan dari dia di minggu lalu pada ajang Malaysia Masters Super 100," ungkap Richie usai merampungkan pertandingan.

Membahas jalannya laga, Richie membeberkan strateginya. Di game pertama, ia memilih bermain sabar untuk meladeni permainan lawan. Strategi memancing pukulan reli ini terbukti efektif membuat Zhu Xuan Chen kerap melakukan unforced errors.

Namun, memasuki game kedua, performa Richie menurun. Alih-alih memaksakan diri, ia mengambil keputusan taktis untuk melepas game tersebut demi menjaga kebugaran fisik. "Di game kedua saya terlalu kendur dan banyak melakukan kesalahan sendiri. Karena gap poin sudah terlalu jauh, jadi saya simpan tenaga untuk game ketiga saja," jelasnya.

"Posisi lapangan saat game kedua dan ketiga setelah interval itu kan menang angin, jadi tempo mainnya harus lebih cepat. Beruntung di game ketiga dapat arahan strategi dari pelatih dan saya berhasil mengeksekusi dengan baik," papar Richie.

Selain faktor teknis, Richie tidak menampik bahwa atmosfer Djarum Arena memberikannya energi magis. Sorak-sorai penonton yang memadati arena sukses membangkitkan fisik dan mentalnya di saat kritis. "Dukungan dari warga Kudus sangat membantu saya. Second wind saya keluar setelah mendapatkan dukungan dari mereka," akunya.

Pada partai final yang akan digelar esok hari, ujian berat menanti Richie. Ia kembali harus meladeni wakil China, yakni unggulan pertama Dong Tian Yao. Partai puncak ini terasa sangat spesial karena akan menjadi final turnamen level BWF Super 100 pertama sepanjang karier Richie.

"Rasanya pasti senang, karena besok masih ada babak final melawan wakil China lagi. Saya mau memberikan yang terbaik dan mendapatkan gelar juara. Besok pertama kali bertemu dengan Dong Tian Yao dan pertama kali juga bermain di final Super 100, pastinya saya mau habis-habisan!" tegas Richie penuh ambisi. (NFA)