
Luar biasa, pebulutangkis muda Indonesia Moh Zaki Ubaidillah berhasil melesat ke babak final pada kejuaraan Yonex French Open 2026. Pemain berusia 19 tahun ini melangkah ke babak puncak dengan mengalahkan unggulan ketujuh asal Prancis, Alex Lanier, pada babak semifinal hari ini (24/11). Lewat pertandingan tiga gim, pemain yang akrab disapa dengan Ubed menang dengan skor 21-16, 16-21, 21-17. Ubed menjadi harapan terakhir bagi Indonesia. Pemain asal PB Djarum ini menjadi satu-satunya pemain Indonesia yang lolos ke babak final pada kejuaraan dengan level BWF World Tour Super 750 yang berlangsung di Paris, Prancis.
Ubed memperlihatkan permainan dengan determinasi tinggi. Terlihat Ubed bermain taktis dan tidak takut menghadapi nama besar Alex Lanier. Ubed juga bisa memaksa Alex jatuh bangun mempertahankan area lapangannya.
“Pertandingan hari ini Alhamdulillah berjalan dengan baik tanpa cedera dan diberi kemenangan juga. Tadi di gim pertama sempat kejar-kejaran poinnya, saya mencoba untuk mencari posisi enak dulu jadi main lebih aktif dari awal dan itu berhasil. Memang ada sedikit perubahan tempo permainan dari Alex setelah interval, ya saya harus mau tidak mau melawan itu sih,” ujar Ubed dikutip dari tim Humas dan Media PP PBSI.
“Di gim kedua setelah interval, dia lagi-lagi mengubah tempo, mempercepatnya dan saya kurang siap. Dari situ kehilangan fokus. Di gim ketiga berusaha fokus lagi dan melawan rasa capeknya,” lanjut Ubed.
“Senang, bangga bisa mencapai final tapi tidak mau dirayakan berlebihan, masih ada laga final besok dan saya ingin mengambil gelar di sini,” tambah Ubed.
“Momen menjadi penentu di Asian Games membuat saya lebih bisa menikmati permainan sekarang, lebih lepas saja. Tapi hari ini selain itu, ada motivasi sendiri untuk membalas kekalahan tidak enak tim Thomas Indonesia di Horsens lalu melawan Prancis. Walau saya tidak main tapi tetap terasa pahit jadi tadi mau memberikan yang terbaik,” ucap Ubed.
“Saya juga menunggu pertemuan dengan Alex dan kami berdua rasanya puas dengan apa yang ditampilkan. Pertandingan berjalan seru dan intens. Saya juga bisa mengukur sebagai patokan seberapa bisa saya melawan dia dan ternyata bisa menang,” tutur Ubed.
Besok (25/10) dibabak final, Ubed akan menghadapi pemain dari Prancis lainnya, Christo Popov. Satu kali Ubed bertemu dengan tunggal putra nomor tiga dunia pada kejuaraan Perodua Malaysia Masters 2026. Masa itu Ubed kalah dengan angka yang sangat tipis.
Sayangnya langkah Ubed tidak diikuti oleh rekan-rekannya yang ada dibabak semifinal. Dua ganda Indonesia dihadang pasangan dari Malaysia, sementara ganda putri dihentikan pasangan Jepang. Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin kalah dari pasangan Goh She Fei/Nur Izzuddin dengan skor 20-22, 9-21. Raymond Indra/Nikolaus Joaquin juga dihentikan ganda Malaysia lainnya Man Wei Chong/Tee Kai Wun dengan kedudukan 16-21, 15-21. Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum kalah dari ganda Jepang Yuki Fukushima/Mayu Matsumoto dengan 18-21, 15-21. (AR).
