Turnamen Nasional
Home > Berita > Turnamen Nasional > [Kejuaraan Dunia 2013] Kiprah PB Djarum di Kejuaraan Dunia
04 Agustus 2013
[Kejuaraan Dunia 2013] Kiprah PB Djarum di Kejuaraan Dunia
 
 

Pemain-pemain asal PB Djarum telah lama menghiasi Kejuaraan Dunia. Nama-nama besar punggawa klub asal Kudus ini telah mencatatkan nama mereka di daftar perebut gelar juara. Kejuaraan dunia yang dulu di selenggarakan setiap dua tahun sekali telah membuat nama besar mereka berkibar.

Perjalanan kisah sukses atlet asal PB Djarum tak pernah bisa lepas dari nama Christian Hadinata. Legenda hidup bulutangkis ini menorehkan tinta emasnya pada tahun 1980. Tak tanggung-tanggung, Koh Chris, demikian ia biasa di panggil mampu merebut Double Champion. Berpasangan dengan Ade Chandra, Koh Chris merebut gelar pertamanya di ganda putra. Gelar kedua di tahun yang sama ia rengkuh bersama dengan Imelda Kurniawan pada nomor ganda campuran. Christian/Imelda menorehkan dirinya sebagai ganda campuran pertama Indonesia yang merebut gelar juara.

Lanjutan sukses pemain asal PB Djarum diikuti oleh Rudy Gunawan. Pemain jangkung yang biasa berpasangan dengan Eddy Hartono ini di luar dugaan mampu menjadi kampiun dengan pasangan dadakan. Bersama dengan Ricky Subagja, Rudy Gunawan mampu mencuat di tahun 1993. Perjalanan menuju tangga juara semakin lengkap dengan mampunya mereka menggusur jagoan Malaysia Razif Sidek/Jalani Sidek di babak perempat final. Di babak final, kembali andalan Malaysia Cheah Soon Keat/Soo Beng Kiang takluk hanya dalam dua game saja.


Hariyanto Arbi, pemain dengan julukan Smash 100 Watt menambah panjang daftar juara atlet asal PB Djarum. Di tahun 1995, pemain yang kerap melakukan smash keras dengan lompatan ini menjadi juara dengan membekuk andalan Korea Sekatan di partai puncak. Park Sung Woo, pemain ulet negeri Ginseng dihentikan oleh Hariyanto Arbi dalam hitungan dua game.

Ganda putra PB Djarum semakin kental dengan gelar juara dunia. Di tahun 1997, giliran Sigit Budiarto yang mampu mencuri perhatian bulutangkis dunia. Ia dan pasangan tetapnya Candra Wijaya menjadi ganda putra yang mampu menduduki tangga podium juara. Rival utamanya, Lee Dong Soo/Yoo Yong Sung asal Korea di bekap di babak semifinal. Cheah Soon Kit/Yap Kim Hook asal Malaysia yang harus di hadapinya di babak final, sukses dihentikan.

Di era Milenium ini, PB Djarum menaruh harapan di dua nomor yang menjadi andalan Indonesia. Tontowi Ahmad yang bermain di ganda campuran bersama Liliyana Natsir akan berjuang untuk merebut gelar juara. Sementara Mohammad Ahsan bersama Hendra Setiawan di harapkan mampu menjadi penerus tahta juara di ganda putra. (AR)