Turnamen Nasional
Home > Berita > Turnamen Nasional > [PON Papua 2021] Syabda Jumpa Panji di Final
12 Oktober 2021
[PON Papua 2021] Syabda Jumpa Panji di Final
 
 

Tiket final tunggal putra nomor perorangan di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021, berhasil diamankan oleh pebulutangkis asuhan PB Djarum, Syabda Perkasa Belawa. Mewakili tim Jawa Barat (Jabar), Syabda ke final usai sore tadi, Selasa (12/10), mampu mengalahkan pemain asuhan PB Djarum lainnya wakil Jawa Tengah (Jateng), Bobby Setiabudi.

Tak mudah bagi Syabda untuk bisa melaju ke partai puncak. Ia harus melakoni pertarungan tiga game lebih dulu menghadapi Bobby. Berlangsung di GOR Waringin, Jayapura, kemenangan Syabda akhirnya dipastikan usai menang dengan skor tipis 21-14, 19-21, 21-19.

Kunci kemenangan game pertama tadi Bobby temponya masih lambat, jadi bola serangan saya tembus terus. Game kedua Bobby lebih mau nyerang duluan dan saya telat sadar perubahan permainan Bobby. Sebenarnya udah coba ngejar, tapi kalah tipis. Di game ketiga kan tenaga udah sama-sama habis, jadi tadi lebih berusaha untuk nggak banyak mati. Selain itu siapin defence-nya, dan lebih mau sabar,” ungkap Syabda soal komentar pertandingannya.

Lolos ke final, Syabda mengaku tak ingin cepat puas, dan ia berharap bisa tampil maksimal laga di final besok, Rabu (13/10).

Kalau dibilang puas sih belum puas. Pengennya tentu juara tinggal selangkah lagi. Tetapi sejauh ini sih bangga sama diri sendiri, karena bisa ngasih permainan terbaik di setiap laga,” papar Syabda.

Pertama, motivasi terbesar saya sejauh ini sih keluarga yang selalu setia ngedukung saya, dan saya ingin membuat mereka bangga. Kedua, pengen buktiin sama orang-orang yang raguin saya, kalau saya mampu,” jelas Syabda Ketika ditanya soal motivasi terbesarnya sejauh ini tampil di baik di PON.

Di final besok Syabda akan berhadapan dengan rekannya sendiri di tim Jabar, yaitu Panji Ahmad Maulana.

Semua punya kans, saya mau tampil all out saja di terakhir nanti. Maksimal dulu, karena tanggung selangkah lagi. Panji pemain senior dan lebih matang, dan saya harus kerja keras pantang menyerah,” tutup Syabda. (ah)