Turnamen Nasional
Home > Berita > Turnamen Nasional > [Mola TV PBSI Home Tournament] Tunggal Putra Siap Bertarung
07 Juli 2020
[Mola TV PBSI Home Tournament] Tunggal Putra Siap Bertarung
 
 

Setelah sukses menggelar kejuaraan khusus nomor ganda putra dan campuran pada minggu lalu, Mola TV PBSI Home Tournament kembali akan bergulir hanya saja kali ini khusus untuk tunggal putra. Kejuaraan ini akan dilaksanakan dari tanggal 8–10 Juli 2020.

Dari ganda putra yang sudah selesai beberapa waktu lalu, muncul pasangan dadakan Fajar Alfian/Yeremia Erich Yotje Yacob Rambitan sebagai juara. Lalu di ganda campuran, pasangan nomor satu Indonesia Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti menjadi kampiun.

Hari Rabu (8/7), sebanyak 16 tunggal putra Indonesia yang ada di Pelatnas akan mulai saling bertanding mencari yang terbaik. Semuanya tersebar merata pada empat grup. Dengan menggunakan format setengah kompetisi, setiap pemain dalam satu grup akan saling bertemu. Ada nama Anthony Sinisuka Ginting yang didaulat sebagai unggulan pertama. Lalu unggulan kedua dipegang oleh Jonatan Christie. Shesar Hiren Rhustavito berada sesudahnya di urutan ketiga daftar unggulan. Sementara Chico Aura Dwi Wardoyo duduk sebagai unggulan ke empat. Keempat pemain ini tidak berada dalam satu grup.

Anthony berada di Grup E bersama para pemain masa depan Indonesia seperti Gatjra Pialang Fiqihlahi Cupu, Tegar Sulistio dan Bobby Setiabudi. Jonatan Christie masuk di grup H. Turut bersamanya adalah Ikhsan Leonardo Imanuel Rumbay, Yonathan Ramlie dan Muhammad Asqar Harianto. Di  grup  G diisi Shesar, Christian Adinata, Karono dan Syabda Perkasa Belawa. Sementara itu Chico mengawal grup F yang juga ditempati oleh Firman Abdul Kholik, Alvi Wijaya Chairullah dan Yohanes Saut Marcelino.

Hendry Saputra selaku  Kepala Pelatih Tunggal Putra PBSI, berharap ajang ini dapat dijadikan atlet muda untuk bisa mengimbangi para pemain senior yang ada di Pelatnas, meski ia menilai hanya ada tiga nama yang mungkin akan bisa masuk sampai babak final.

"Menurut saya kalau di final mestinya masih antara Anthony, Jonatan atau Shesar. Kalau ada bisa pelapis yang mengalahkan yang lebih senior kenapa tidak? Supaya kelihatan bagaimana hasil latihannya selama ini. Yang pasti kami semua sudah siap untuk home tournament ini," ujarnya kepada badmintonindonesia.org.

"Kami mau evaluasi kondisi pemain, selama ini baru bisa lihat penampilan mereka di latihan, sekarang bisa dilihat di pertandingan bagaimana. Untuk target belum ada, karena turnamen ini adalah uji coba," pungkasnya. (AR)