
Hari kedua Mola TV PBSI Thomas & Uber Cup Simulation 2020 berlangsung cukup sengit. Pertandingan yang dimulai sejak Rabu (2/9) pagi, di Pelatnas PBSI Cipayung, mempertemukan tim Rajawali dan Harimau yang sama-sama mempunyai komposisi pemain sama rata.
Kemenangan dipastikan tim Rajawali dengan keunggulan tipis 3-2 atas tim Harimau. Hasil ini semakin menambah catatan manis tim Rajawali, karena tercatat belum pernah terkalahkan. Di laga perdana Selasa (2/9) kemarin, tim yang dimotori oleh Jonatan Christie itu juga sukses meraih kemenangan atas lawannya, tim Garuda dengan 4-1.
Ganda putra kedua, pasangan Pramudya Kusumawardhana/Yeremi Erich Yoche Rambitan mengungkapkan kunci kekompakan tim usai pertandingan melawan Amri Syahnawi/Wahyu Nayaka Pangkaryanira dengan skor, 21-18, 21-13.
“Mungkin bedanya kita dengan tim lain, salah satunya kita buat group WhatsApp. Terus tiap hari dari kemarin kita selalu standby semua di lapangan sebelum jam 8, dan semuanya selalu nonton dulu pertandingan sampai partai terakhir,” kata Yeremia kepada Pbdjarum.org.
“Kita dalam satu tim memang cukup mempunyai kedekatan satu sama lain, sering komunikasi di group, dan terkadang kami selalu bercanda-bercanda gitu, jadi tidak terlalu kaku,” sahut Pramudya di tempat yang sama.
Tak hanya itu, diakui Pramudya/Yeremia, mereka selalu mendapat masukan-masukan yang disampaikan seniornya sebelum menghadapi pertandingan.
“Terus kalau besoknya mau main, selain diingetkan jadwal bermain dan lainnya, saya sebagai junior selalu dikasih masukan sama senior-senior harus bagaimana menghadapi pertandingan nanti,” tutur Pramudya.
Dengan bekal 2 kemenangan yang diperoleh tim Rajawali, mereka membuka peluang yang cukup besar untuk bisa meraih gelar juara di turnamen ini. Hal tersebut bisa terwujud, jika pada laga terakhir Kamis (2/9) besok, mereka bisa menaklukkan tim Banteng.
“Harapannya di pertandingan terakhir besok, kami bisa menang dan menjadi juara di turnamen ini,” tutup Yeremia. (ah)
