Devin Artha Wahyudi merupakan salah satu pemain tunggal pemula putra yang di miliki oleh klub PB Djarum. Pemain kelahiran Merangin itu masuk ke klub PB Djarum melalui seleksi Audisi Umum Beasiswa Bulutangkis pada tahun 2018. Devin yang suka makanan nasi padang mengakui jika di tempat kelahirannya itu hanya memiliki satu tempat wisata yaitu kebun binatang bukit tiung.
Ada yang berbeda bagi pebulutangkis tunggal putra U13 PB Djarum Devin Artha Wahyudi, di turnamen Daihatsu Astec Yogyakarta Open 2019. Pasalnya, untuk pertama kalinya ia disaksikan sang ayah dengan menggunakan kaos PB Djarum.
Lanngkah peserta Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2018 asal Merangin, Jambi belum terhenti. Peserta dari U 13 putra itu sukses melaju ke tahap karantina, setelah dinyatakan lolos dari tahap final yang berakhir siang tadi, Minggu (9/9) di GOR Djarum Jati Kudus.
Pasangan campuran dewasa Tedi Supriadi/Devi Tika Permatasari masih terlalu tangguh bagi pasangan wakil tuan rumah Angel Songo Songo/Anonim Martila di laga kedua Djarum Sirkuit Nasional (Sirnas) Li Ning Kepulauan Riau Open 2017. Pasangan gado-gado (PB Djarum-Berkat Abadi) ini menang dua game langsung bertempat di GOR Banda Baru, Batam, Rabu (6/9) tadi.
Peserta Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2017 di Kota Pekanbaru tak hanya berasal dari provinsi Riau. Mereka datang dari berbagai kota lainnya di Pulau Sumatera, salah satunya adalah Devin Artha Wahyudi. Peserta yang datang dari Jambi ini berhak lolos ke grand final setelah berhasil memenangi laga terakhir dalam drama tiga game.
Dari empat pasangan putri Indonesia yang bertarung di laga dua, Kamis (19/1) tadi. Indonesia hanya mampu mencuri satu tiket ke perempat final Malaysia Master 2017. Satu wakil ganda putri itu adalah Kesyha Nurvita Hanadia/Devi Tika Permatasari.
