Dalam empat tahun terakhir, atlet muda tanah air belum bisa membawa pulang gelar juara dari arena Kejuaraan Asia Junior (AJC). Terakhir kali Indonesia berhasil membawa pulang gelar juara adalah di tahun 2012, kala itu Edi Subaktiar/Arya Maulana Aldiartama berhasil menjadi yang terbaik bersama Kento Momota, Sindhu Pusarla Venkata, Shin Seung Chan/Lee So Hee serta Choi Solgyu/Chae Yoo Jung.
Li Junhui/Liu Yuchen berhasil mempersembahkan gelar kedua bagi Tiongkok. Ganda muda itu berhasil mengalahkan Mathias Boe/Carsten Mogensen dari Denmark pada Minggu (18/6) malam.
Tiongkok datang ke Gold Coast dengan label unggulan pertama dan juara bertahan dalam enam edisi terakhir Piala Sudirman. Namun, di Carrara Indoor Stadium rekor kemenangan mereka di turnamen beregu campuran ini harus terhenti. Mereka harus mengakui keunggulan Korea di partai puncak dengan skor tipis 2-3.
Perebutan piala Sudirman 2017 sudah berakhir. Korea Selatan yang membawa banyak pemain muda ke Gold Coast, Australia, di luar dugaan bisa mencuri Piala Sudirman dari Tiongkok, dengan kedudukan akhir 3-2. Piala lambang supremasi beregu campuran pun terbang ke Korea Selatan setelah enam kali secara berturut-turut bertahan di Tiongkok.
Pertarungan sengit antara tim Tiongkok melawan Korea pada babak final Piala Sudirman 2017 belum berakhir. Usai pertandingan partai ke empat yang memainkan nomor ganda putri, kedudukan sementara malah imbang 2-2.
Tim Tiongkok berada di atas angin. Usai partai ke tiga babak final yang memainkan nomor tunggal putra, tim Tiongkok yang bertanding melawan Korea Selatan untuk sementara unggul 2-1 pada laga final Piala Sudirman yang digelar pada Minggu (28/5) siang.
