Tontowi Ahmad sukses melangkah final Olimpiade Rio de Janeiro bersama Liliyana Natsir pada Senin (15/8) pagi waktu Indonesia. Tontowi/Liliyana sukses meraih tiket final bulutangkis setelah sukses menghentikan langkah unggulan teratas, Zhang Nan/Zhao Yunlei dari Tiongkok dengan dua game langsung 21-16 dan 21-15. Di final yang akan digelar malam ini (17/8), mereka akan berjumpa dengan wakil negeri jiran, Peng Soon Chan/Liu Ying Goh.
Euforia kemenangan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir atas Zhang Nan/Zhao Yunlei di semifinal bulutangkis Olimpiade Rio de Janeiro 2016 begitu kental. Bagaimana tidak? Pasangan yang akrab disapa Owi/Butet ini berhasil menghentikan rekor kekalahan mereka atas pasangan Tiongkok itu. Owi/Butet selalu dipaksa menyerah di delapan pertemuan terakhir, dan rekor pertemuan pun 5-13.
Dua kabar tak menyenangkan datang dari Rio de Janeiro, Brasil. Di arena Olimpiade, Indonesia kehilangan dua wakil di dua nomor sepanjang Senin (15/8) malam hingga Selasa (16/8) dini hari. Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari harus terhenti di perempat final, sementara Tommy Sugiarto terjegal di babak 16 besar.
Ganda campuran Indonesia, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir berhasil melaju ke final Olimpiade Rio de Janeiro. Pasangan yang akrab disapa Owi/Butet ini berhasil setelah mengalahkan unggulan teratas asal Tiongkok, Zhang Nan/Zhao Yunlei pada Selasa (16/8) pagi.
Usai penyisihan grup, hasil undian ganda campuran bulutangkis di Olimpiade Rio de Janeiro memang tidak begitu menguntungkan bagi tim Indonesia. Di babak delapan besar ini, dua pasangan wakil merah putih sudah harus berjumpa. Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir berhadapan dengan juniornya, Praveen Jordan/Debby Susanto.
Tontowi/Liliyana melakoni laga penentuan juara grup dengan berjumpa Chan Peng Soon/Liu Ying Goh pada Sabtu (13/8) malam. Pertarungan berlangsung ketat diawal game pembuka. Pasangan yang akrab disapa Owi/Butet sempat tertinggal diparuh awal game pertama, mereka tertinggal 9-11 di interval.
Hobi
