Kejuaraan bulutangkis World Champhionships 2018 baru akan di laksanakan pada tanggal 3 Juli – 5 Agustus 2018 di Nanjing, Tiongkok. Sayangnya, kejuaraan yang sejak tahun 2005 diadakan setiap satu tahun sekali ini tanpa dihadiri oleh sang juara bertahan dari nomor ganda campuran Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir. Pasangan yang biasa dipanggil dengan Owi/Butet ini rupanya lebih memilih berkonsentrasi menghadapi Asian Games 2018 yang akan dilaksanakan di Indonesia.
Kabar menggembirakan diterima oleh pasangan muda Indonesia Agatha Imanuella/Siti Fadia Silva Ramadhanti. Pasangan ganda putri berperingkat 65 dunia ini diberitakan memiliki kesempatan bertanding pada kejuaraan bulutangkis World Champhionships 2018 yang akan berlangsung di Nanjing, Tiongkok pada tanggal 30 Juli sampai 5 Agustus 2018.
Berbicara dunia bulutangkis, publik seolah sudah tahu negara mana yang bakal menjadi kiblatnya. Tiongkok, sepertinya negara inilah yang patut menjadi topik pembicaraan. Sudah sejak lama negeri tirai bambu ini menjadi pusat perhatian. Tak hanya bagi para pemerhati dunia bulutangkis, para pemain bulutangkis pun seolah mengamini jika Tiongkok memang menjadi acuan, terutama di bagian putri.
Putaran final perebutan piala Thomas 2018 sudah berakhir. Banyak catatan penting yang bisa dipetik dari kejuaraan yang setiap dua kali sekali dilaksanakan. Munculnya kembali Tiongkok sebagai juara perlu diambil pembelajaran tersendiri. Selain Tiongkok, Jepang juga patut diwaspadai. Melesatnya tim negeri matahari terbit ini menjadi finalis pantas untuk menjadi perhatian lebih. Kekuatan Jepang seperti sebuah misteri yang tersembunyi. Selain keuletan para pemain gandanya, rupanya kekuatan Jepang
Tim Piala Thomas Indonesia akhirnya terhenti di babak semifinal. Hendra Setiawan dan kawan-kawan harus puas menjadi semifinalis setelah dikalahkan oleh tim Tiongkok dengan kedudukan 1-3. Pasangan ganda putra senior Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan belum berhasil membawa Indonesia ke babak empat besar. Bertanding pada partai ke empat, mantan pasangan nomor satu Indonesia ini harus mengakui ketangguhan ganda Tiongkok Li Junhui/Liu Yuchen dengan rubber game 17-21, 21-18, 21-12.
Untuk sementara tim Piala Thomas Indonesia tertinggal 1-2 dari Tiongkok pada babak semifinal perebutan piala Thomas 2018 yang dilangsungkan hari ini (25/5). Jonatan Christie yang turun pada partai ke tiga gagal menambah kemenangan setelah kandas kalah dari pemain Tiongkok Shi Yuqi dengan kedudukan akhir 21-18, 12-21, 15-21.
