Usai menjadi juara pada kejuaraan bulutangkis Korea Open Superseries 2017, pasangan ganda campuran Indonesia Praveen Jordan/Debby Susanto kembali akan berjuang untuk kembali membawa pulang gelar juara dari kejuaraan Japan Open Super Series 2017. Hanya saja Praveen/Debby harus sendiri di kejuaraan yang menawarkan hadiah total USD 325.000,-. Tak ada nama pasangan senior Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir.
Dipastikan Fitriani menjadi satu-satunya tumpuan tunggal putri Indonesia di ajang Japan Open Superseries 2017 untuk bergelut meraih gelar juara. Setelah dua rekan yang lainnya dipaksa takluk oleh lawan-lawan pada babak kualifikasi, Selasa (19/9) bertempat di Tokyo Metropolitan Gymnasium, Jepang.
Pupus sudah harapan Gregoria Mariska Tujung untuk meraih gelar di ajang Japan Open Superseries 2017 ini. Pasalnya, langkah Gregoria terhenti di babak kualifikasi, Selasa (19/9) bertempat diĀ Tokyo Metropolitan Gymnasium, Jepang.
Lepas dari Korea, para pebulutangkis Indonesia kini sudah berada di Jepang untuk mengikuti kejuaraan bulutangkis Japan Open Superseries 2017, termasuk ganda putra andalan Indonesia Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon. Runner up Korea Open Superseries 2017 ini masih meneruskan perjuangannya untuk bisa mengkoleksi gelar tambahan di kejuaraan yang menyediakan hadiah total USD 325.000,-.
Turnamen Korea Open Superseries 2017 sudah berlalu, tim Indonesia pun berhasil menyabet dua gelar juara di nomor tunggal putra dan ganda campuran. Agenda baru pun telah menanti
Korea sepertinya bukan menjadi tempat keberuntungan bagi pasangan ganda putra Indonesia Kevin Sanjaya Sukamoljo/Marcus Fernaldi Gideon. Dalam babak final kejuaraan bulutangkis Korea Open Superseries 2017, yang dimainkan hari ini (17/9), ganda nomor satu Indonesia ini belum berhasil membawa pulang gelar juara setelah menyerah dari ganda Denmark Mathias Boe/Carsten Mogensen.
