Vietnam sepertinya menjadi negara keberuntungan bagi para pebulutangkis Indonesia. Pada kejuaraan bulutangkis Vietnam Open Grand Prix 2017, para duta merah putih bisa membawa pulang dua gelar juara. Nomor ganda campuran malah sudah bisa memastikan diri membawa pulang gelar juara setelah terjadi All Indonesian Final.
Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2017 menyisakan satu tahap terakhir, karantina. Setelah proses panjang Audisi Umum di delapan kota dan dengan 139 peserta final Audisi Umum tahun ini, akhirnya tim pencari bakat dan tim pelatih PB Djarum meloloskan 67 atlet untuk masuk ke tahap karantina.
Hartono tak pernah beranjak saat I Made Vemas Saifulihza Afrizal, peserta Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2017 asal Magelang bertanding. Sebagai seorang pelatih dia merasa punya tanggung jawab untuk menamani anak didiknya.
Ada yang menarik sekaligus aneh saat melihat Dewangga Surya Negara bermain di Final Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2017. Menarik saat melihat permainannya yang lugas, mengecoh lawan dengan pukulan silang dan smash-nya yang menukik ke lawannya.
Final sesama pemain Indonesia di nomor ganda campuran pada kejuaraan bulutangkis Vietnam Open Grand Prix 2017 memastikan Indonesia membawa satu gelar juara. Adalah pasangan Alfian Eko Prasetyo/Melati Daeva Oktavianti dan Riky Widianto/Masita Mahmudin yaang akan saling bertemu untuk memperebutkan gelar juara di babak puncak.
Kabar menggembirakan di buat oleh para pemain muda Indonesia yang berjuang di kejuaraan bulutangkis Malaysia International Junior Open 2017. Bertanding di semua nomor yang di pertandingkan, pasukan merah putih berhasil memboyong empat gelar juara. Tiga diantaranya memang sebelumnya sudah menjadi milik Indonesia setelah terjadi All Indonesian Final.
