Ganda putra memang menjadi salah satu andalan tim Indonesia dalam satu dekade terakhir. Di Yonex-Sunrise Indonesian Masters 2016, kembali nomor ganda putra menjadi penyumbang gelar. Adalah Kevin Sanjaya Sukamuljo/Wahyu Nayaka Arya Pankaryanira yang kali ini berhasil tampil sebagai kampiun.
Gelar ganda campuran Yonex-Sunrise Indonesian Masters 2016 akhirnya berhasil direbut oleh Ronald Alexander/Melati Daeva Oktavianti. Di laga final yang digelar pada Minggu (11/9) sore waktu Indonesian bagian tengah di Dome, Balikpapan, Ronald/Melati berhasil menghentikan perlawanan Tan Kian Meng/Lai Pei Jing dari Malaysia.
Di tengah hiruk pikuk kejuaraan besar di tanah air, kabar menggembirakan ditorehkan oleh atlet PB Djarum yang berlaga di kejuaraan bulutangkis Malaysia International Youth U-19 2016. Satu gelar juara berhasil dibawa pulang ke tanah air. Adalah nomor ganda putri yang bisa mempersembahkan gelar juara melalui pasangan Febriana Dwipuji Kusuma/Ribka Sugiarto. Gelar yang direbut oleh Febriana/Ribka menjadi satu-satunya gelar bagi merah putih.
Kevin Sanjaya Sukamuljo turun di Yonex-Sunrise Indonesian Masters 2016 bersama Wahyu Nayaka Arya Pankaryanira. Sebagai pasangan “dadakan” Kevin/Wahyu terbilang tampil gemilang. Tak hanya berhasil menghentikan juara bertahan Berry Angriawan/Rian Agung Saputro di perempat final pada Jum’at (9/9) lalu, tetapi pasangan ini pun sukses mencuri tiket final.
Laga “perang saudara” di nomor ganda campuran antara Ronald Alexander/Melati Daeva Oktavianti melawan Hafiz Faisal/Shela Devi Aulia terjadi di semifinal Yonex-Sunrise Indonesian Masters 2016. Di laga yang digelar di Dome, Balikpapan pada Sabtu (10/9) siang, adalah pertemuan kedua antara kedua pasangan ganda campuran ini. Sebelumnya Ronald/Melati dipaksa mengakui keunggulan Hafiz/Shela di Taipei Open 2016 lalu, kala itu Ronald/Melati kalah 21-10, 17-21 dan 13-21.
Indonesia sejauh ini masih belum berhasil mengirimkan wakil ke final Yonex-Sunrise Indonesian Masters 2016. Setelah kekalahan dialami Tiara Rosalia Nuraidah/Rizki Amelia Pradipta, Rosyita Eka Putri Sari/Della Destiara Haris pun harus terhenti di semifinal yang digelar Sabtu (10/9) sore.
